Laporkan Masalah

Analisis pengaruh pencemaran Sungai Klinter pada nilai rumah di sekitarnya :: Studi di Kabupaten Nganjuk, tahun 2008

MURTAJI, Drs. Wakhid Slamet Ciptono, M.B.A., M.P.M

2009 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pencemaran aliran Sungai Klinter pada nilai rumah di sekitarnya. Variabel-variabel yang diduga mempengaruhi nilai rumah adalah luas tanah, luas bangunan, jarak ke sungai, jarak ke jalan utama, jarak ke pusat kota, variabel boneka kualitas rumah, dan variabel boneka pencemaran sungai. Penelitian ini menggunakan data kerat-lintang yang diambil dari Laporan Bulanan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)/Notaris Wilayah Kerja Kabupaten Nganjuk pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pare, Kediri kurun waktu 1 Januari 2008 sampai dengan 31 Desember 2008. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh transaksi tanah dan bangunan (rumah) di wilayah Kabupaten Nganjuk khususnya Kecamatan Baron, Kertosono, dan Patianrowo selama kurun waktu 1 Januari 2008 sampai dengan 31 Desember 2008. Sampel sejumlah 72 ditarik dari populasi dengan menggunakan metode penarikan sampel secara bertujuan (purposive sampling). Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai rumah yang berdekatan dengan Sungai Klinter yang tercemar limbah pabrik (subject area) dengan rata-rata nilai rumah yang berdekatan dengan aliran Sungai Klinter yang tidak tercemar limbah pabrik (control area). Rata-rata nilai rumah yang berdekatan dengan Sungai Klinter yang tercemar limbah pabrik lebih rendah daripada rata-rata nilai rumah yang berdekatan dengan aliran Sungai Klinter yang tidak tercemar limbah pabrik. Setiap penambahan luas tanah akan menambah nilai rumah, demikian pula halnya dengan setiap penambahan luas bangunan. Jarak rumah yang semakin jauh dari sungai akan menambah nilai rumah. Namun sebaliknya, jarak rumah yang semakin jauh dari jalan utama akan menurunkan nilai rumah, demikian pula halnya dengan jarak ke pusat kegiatan ekonomi (central business district/CBD). Rumah yang berdekatan dengan Sungai Klinter yang tercemar limbah pabrik mempunyai nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan rumah yang berdekatan dengan aliran Sungai Klinter yang tidak tercemar limbah pabrik

Objectives of the study are to analyse the impact of Klinter River pollution on residential property value. The variables which were predicted would impact to the property value were land area, building area, proximity to the river, proximity to the main street, proximity to the central city, dummy variable of house’s quality, and dummy variable of river pollution. The research was cross-section data which taken from the Monthly Report of the Nganjuk’s Notary during January 1st 2008 until Desember 31st 2008. Population was all of sold house during January 1st 2008 until Desember 31st 2008 in Nganjuk especially Kecamatan Baron, Kertosono, and Patianrowo. Total of sample used in this research were 72 sample. Sample has been pulled from the population by purposive sampling method. The tools of analyses was multiple regression analyses. The result show us there is a significant different between the residential property value which were contaminated Klinter River (subject area) and uncontaminated Klinter River (control area). The mean value of the house were close to contaminated Klinter River is less than its were close to uncontaminated Klinter River. Every single addition of land area will increase of the house value and every single addition of building area will increase of the house value too. Far and more far away from Klinter River will increase of the house value, but far and more far away from the main street will decrease of the house value, and far and more far away from the central business district will decrease of the house value too. The house which were close to contaminated river has less value than its were close to uncontaminated river.

Kata Kunci : Pencemaran sungai,DAta kerat,lintang,Metode penarikan sampel secara bertujuan,Uji beda dua rata,rata,Analisis regresi berganda,river pollution, cross-section data, purposive sampling method, compare mean test, multiple regression analyses


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.