Faktor-faktor penyebab kerusakan jalan provinsi di DIY tahun 2006-2008 dalam rangka perbaikan sistem manajemen pemeliharaan jalan
HIMAWAN, Sulistyo, Muhammad Edhie Purnawan, Ph.D
2009 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanJalan merupakan sarana yang berfungsi untuk mendistribusikan barang dan jasa. Terganggunya funsi ruas jalan akan menghambat kelancaran distribusi barang dan jasa ini sehingga mengurangi daya saing produk. Manajemen pemeliharaan rutin jalan yang baik akan membantu terjaganya fungsi jalan sehingga bisa menunjang pertumbuhan ekonomi negara dan meningkatkan fungsi pelayanan sektor publik. Riset ini bertujuan menguji faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kerusakan permukaan jalan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama tahun 2006-2008. Variabel kerusakan permukaan jalan diukur menggunakan selisih angka International Roughness Index (IRI) tiap akhir tahun. Riset ini menggunakan variabel independen lainnya angka lalu lintas harian rata-rata, biaya pemeliharaan rutin, dan variabel dummy ketidaklayakan saluran drainase untuk mengetahui pengaruh variabel tersebut terhadap tingkat kerusakan permukaan jalan. Data yang digunakan adalah data panel dari 12 ruas jalan kolektor provinsi di DIY dari tahun 2006 sampai dengan 2008. Alat analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan metode Ordinary Least Square dan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel lalu lintas kendaraan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kerusakan permukaan jalan. Adapun variabel ketidaklayakan saluran drainase berpengaruh positif dan signifikan terhadap kerusakan permukaan jalan. Biaya pemeliharaan rutin jalan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kerusakan permukaan jalan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pelaksanaan sistem manajemen pemeliharaan rutin jalan juga masih perlu ditingkatkan mulai dari sisi perencanaan, pelaksanaan maupun pengawasannya.
Road is an infrastructure to distribute goods and services. If road function is not at optimum level, it will reduce the ability to distribute goods and services that will decrease the competitiveness of the product in the market. The good road maintenance management system implementation will help to ensure the road function to support state economic growth and increase the function of public sector services. This research examines the factors that influence the damages of province road surface in Province of Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) from year 2006 up to 2008. The variable of road surface damages was measured by the diferences of International Roughness Index (IRI) on each end of the year. This research uses independent variables such as routine traffic count for a year, routine maintenance cost, and the improper function of drainage system to determine the influence of those independent variables on road surface damages. Data which used is twelve province roads in DIY from year 2006 up to 2008. Analysis tools of this research are pooled least square- Ordinary Least Square method of panel data and descriptive qualitative. The result of estimation revealed that there is a positive but not significant functional relationship between the explanatory variable routine traffic count with road surface damages. The routine road maintenance cost have negative and significant functional relationship while improper function of drainage system have positive and significant functional relationship with road surface damages. The result of the research also showed that the implementation of routine road maintenance management system still needs to be improved from the planning side, implementation, and the supervision
Kata Kunci : kerusakan permukaan jalan, International Roughness Index, IRI, pemeliharaan jalan, ruas jalan, data panel, metode Ordinary Least Squre, OLS, common type, NAASRA, AUSTROADS, surface road damages, International Roughness Index, IRI, road maintenance, roads,