Pengaruh desentralisasi fiskal terhadap belanja modal daerah kabupaten-kota di Provinsi D.I.Yogyakarta, 2001-2006
LUTURMAS, Rosina Hanako, Dra. Sri Handaru Yuliati, MBA
2009 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh desentralisasi fiskal terhadap belanja modal daerah kabupaten/kota di Provinsi D.I.Yogyakarta sejak tahun2001 sampai 2006 dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal. Dalam penelitian ini, desentralisasi fiskal diwakili oleh indikator sumber pendapatan daerah yang terditi dari tiga variabel yaitu, pendapatan asli daerah, dana bagi hasil pajak/bukan pajak dan dana alokasi umum sebagai variabel independen dan variabel dependennya adalah belanja modal kabupaten/kota Provinsi D.I.Yogyakarta. Penelitian ini diawali dengan menelaah tingkat kemampuan keuangan daerah dan tingkat ketergantungan keuangan daerah pemerintah kabupaten/kota Provinsi D.I.Yogyakarta terhadap dana pemerintah pusat (transfer), kemudian dilanjutkan dengan menelaah pengaruh pendapatan asli daerah, dana bagi hasil pajak/bukan pajak dan dana alokasi umum terhadap belanja modal kabupaten/kota Provinsi D.I.Yogyakarta. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data panel/data pooling yang merupakan gabungan dari data silang tempat dan data runtut waktu. Jumlah observasi dalam penelitian ini sebanyak 30, meliputi; 5 kabupaten/kota di Provinnsi D.I.Yogyakarta dan enam tahun anggaran. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah, perhitungan Derajat Desentralisasi Fiskal, Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah, dan analisis regresi data panel. Hasil analisis menunjukkan bahwa, sebagian besar kabupaten secara rata-rata masih memiliki kemampuan keuangan daerah yang rendah dan secara keseluruhan kabupaten/kota di Provinnsi D.I.Yogyakarta masih memiliki tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap dana transfer pemerintah pusat. Hasil analisis regresi data panel menunjukan bahwa, semua sumber penerimaan (PAD, DBH dan DAU) memiliki hubungan yang positif terhadap belanja modal, tetapi hanya variabel pendapatan asli daerah dan dana alokasi umum yang berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel belanja modal. Variabel dana bagi hasil pajak/bukan pajak tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel belanja modal pada kabupaten/kota D.I.Yogyakarta.
This study objective was to identify how fiscal decentralization affected local capital spending of District/City in Province of Yogyakarta County from 2001 to 2006 in order to implement the local autonomy and fiscal decentralization. In this study, the fiscal decentralization was represented by indicator of local income sources consisting of three following variables: local original income, tax/non tax income sharing fund, and general allocation fund as independent variables; and dependent variables were capital spending of District/City of Province of Yogyakarta County. This study was started by researching levels of local financial ability and local financial dependence of District/City governments in province of Yogyakarta County on central government fund (transfer), then continued by researching effect of local original income, tax/non tax income sharing fund and general allocation fund on capital spending of District/City in Province of Yogyakarta County. Data used in this study were panel data/pooling data being combination of cross-location data and time-series data. Total observations in this study were 30, consisting of: 5 districts/cities in province of Yogyakarta County and 6-year budget. Analysis methods used in this study were Fiscal Decentralization Degree calculation, Local Financial Dependence Ratio, and panel data regression analysis. The results of study indicated that, most of districts averagely still had lower local financial ability and districts/cities in province of Yogyakarta County had, overall, still high dependence rate on central government transfer fund. The results of panel data regression analysis indicated that all earning sources (PAD, DBH, and DAU) had positive relationship to capital spending, but only variable of local original income and general allocation fund had positive and significant effects on capital spending variable. Variable of tax/non tax income sharing fund did not have significant effect on capital spending variable in districts/cities of Yogyakarta County.
Kata Kunci : Capital spending,Local original income,Income sharing fund,General allocation fund,capital spending, local original income, income sharing fund, general allocation fund.