Evaluasi sisa lebih pembiayaan anggaran pada laporan keuangan APBD Provinsi Gorontalo tahun 2001-2007
HULAWA, Suwardi, Dra. Ch. Suparmi, SU
2009 | Tesis | S2 Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab dan variabel sisa lebih pembiayaan anggaran tahun lalu pada laporan keuangan APBD Provinsi Gorontalo tahun anggaran 2001 s/d 2007. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data runtut waktu (time series), (Laporan keuangan APBD Provinsi Gorontalo 2001 s/d 2007). Data tersebut meliputi, realisasi penerimaan dan pengeluaran daerah dan laporan realisasi fisik program dan kegiatan. Alat analisis yang digunakan adalah deskriptif analisis, analisis pertumbuhan masing-masing variabel yang relevan dan analisis kontribusi, serta analisis efektivitas penerimaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan Silpa yang diakibatkan oleh terjadinya efektivitas penerimaan yang cukup besar pada sisi penerimaan, yang rata-rata dapat direalisir sebesar 101,94 persen, dan terjadinya sisa anggaran pada sisi pengeluaran, dimana anggaran pengeluaran hanya dapat direalisir rata-rata sebesar 89,31 persen. Sisa anggaran pengeluaran rata-rata sebesar 10,69 persen yang selanjutnya menjadi Silpa tidak seluruhnya sebagai akibat dari efisiensi pengeluaran, namun juga disebabkan oleh tidak terserapnya anggaran karena adanya program dan kegiatan yang tidak terlaksana karena kurang tepatnya perencanaan. Di mana untuk realisasi fisik program dan kegiatan yang ada dalam belanja langsung rata-rata hanya direalisir sebesar 89,50 persen, sementara untuk belanja tidak langsung atau belanja rutin yang dalam penelitian ini masing-masing diuraikan dalam belanja operasi rata-rata direalisir sebesar 85,48 persen, belanja tidak terduga rata-rata direalisir sebesar 66,23 persen. Dari hasil penelitian ada 3 variabel sisa lebih pembiayaan anggaran tahun lalu pada laporan keuangan APBD Provinsi Gorontalo yaitu sisa anggaran pada BUD, sisa dana luncuran, dan sisa dana transfer serta sisa kas pada SKPD. Analisis kontribusi selama periode penelitian menunjukkan variabel sisa anggaran pada BUD merupakan variabel yang paling banyak memberikan kontribusi terhadap sisa lebih pembiayaan anggaran tahun lalu diikuti sisa dana luncuran, dan sisa dana transfer serta yang terakhir sisa kas pada SKPD.
This research aim to know cause and variable of SiLPA (rest of more defrayal of budget last year) at financial report of APBD Gorontalo Province year budget 2001 to 2007. Data applied was secondary data that is (time series) data, (Financial Report of APBD Gorontalo Province 2001 to 2007). The data covers, realization of revenue and expenditure of area and realization report physical of program and activity. Analyzer applied is descriptive analysed, growth analysis of each variable which is relevant and contribution analysis, and receiving effectivity analysis. Result of research show that happened improvement of SiLPA resulted from the happening of acceptance effectiveness that is big enough at the receiving side, which avarage can be realized equal to 101,94 percent, and the happening of rest of budget at disbursement side, where disbursement budget can only be realized average equel to 89,31 percent. Rest of disbursement budget of average of equal to 10,69 percent, later on becomes SiLPA is not entirely in consequence of disbursement efficienty, but also is because of absorber not to of budget caused by program and activity that is not is executed by less precisely planning. Where to realize physical of the program and activity in direct shopping average of only realized equal to 93,63 percent, temporary for indirect shoping or routine expenditure which in this each research elaborated in shopping operation average of equal to 85,48 percent, shopping is not anticipated average is realized equal to 66,23 percent. From result of research of there are three variable SiLPA (rest of more defrayal of budget last year) at financial report of APBD Gorontalo Province that is rest of budget at BUD, rest of slide fund, and rest of fund transfer of and rest of cash at SKPD. Contribution analysis during research time line of show the variable rest of budget at BUD is variable which at most giving contribution to SiLPA (rest of more defrayal of budget last year) is followed rest if slide fund and rest of fund transfer of and last rest of cash at SKPD.
Kata Kunci : Lapran keuangan APBD, Gorontalo