Evaluasi dampak program sea farming terhadap pendapatan masyarakat pesisir di wilayah Kabupaten Administrasi Kepualauan Seribu
LARASATI, Puji Amrih, Dr. Soeratno, M.Ec
2009 | Tesis | S2 Magister Ekonomika Pembangunanfarming berdasarkan persepsi masyarakat nelayan di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, untuk menganalisis pendapatan usaha perikanan nelayan di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dilaksanakan di tahun 2009 dengan metode survei dan menggunakan kuesioner. Sampel penelitian adalah 73 responden yang mengikuti program sea farming, Wawancara langsung terhadap nelayan baik itu nelayan budidaya dengan sistem KJA maupun nelayan tangkap dilakukan untuk mendapatkan gambaran mengenai proses produksi dan pemasaran hasil produksi perikanan. Distribusi kelompok nelayan yang diwawancarai masing-masing 10 orang baik itu untuk kelompok nelayan budidaya sea farming, nelayan pola KJA, dan nelayan tangkap. Untuk mencapai tujuan penelitian, maka data dianalisis dengan beberapa alat analisis. Dalam analisis implementasi dan efektivitas program sea farming dilakukan dengan metode analisis deskriptif kualitatif, untuk menganalisis pendapatan usaha perikanan dengan menggunakan metode analisis pendapatan atas hasil usaha perikanan dari pola KJA, pola sea faming, maupun nelayan tangkap. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat persepsi mengenai implementasi sea farming diperoleh hasil sebesar 58,42 persen. Hasil ini menggambarkan bahwa implementasi program sea farming relatif belum dilaksanakan dengan baik sebagaimana ditunjukkan dalam skala pelaksanaan yang berada pada kondisi sedang (skala 40-60 persen). Jawaban responden mengenai efektivitas program sea farming diperoleh hasil sebesar 59,18 persen. Kondisi ini mencerminkan bahwa pelaksanaan program sea farming dirasakan belum sepenuhnya efektif atau tepat sasaran. Perhitungan hasil usaha perikanan menunjukkan bahwa usaha perikanan dengan pola sea farming memberikan hasil keuntungan yang lebih besar dibanding pola KJA maupun perikanan tangkap.
This research aim to to analyse program effectiveness and implementation of sea farming pursuant to perception of fisherman society and to analysis revenue of fisherman in Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. This Research represent descriptive research, executed in 2009 with method survey and using a kuesioner. Research Sampel is 73 responder which follow program of sea farming, Direct interview to fisherman to get picture concerning production process and marketing on fishery. Group fisherman distribution held an interview with each 10 that good fellow for the group of conducting fisherman of sea farming, pattern fisherman of KJA, and fisherman catch. To reach the target of research, hence data analysed with a few analyzer. An analysis of implementation and Effectiveness of sea farming program conducted with method diskriptif qualitative analysis, for revenue analysis of fishery business by using revenue analysis method to the fishery result of KJA, sea farming, and also catch fisherman. Result of analysis indicate that perception storey;level concerning implementation of sea farming obtained result of equal to 58.42 percent. This result depict that program implementation of sea uncommitted farming relative better as shown in execution scale residing in this condition (scale 40-60 percent). Responder answer concerning program effectiveness of sea farming obtained result of equal to 59.18 percent. This condition express that execution of program of sea farming are not fully effective. Calculation result of fishery business indicate that the fishery business of sea farming give result of advantage of larger ones compared to pattern of KJA and also fishery catch.
Kata Kunci : Nelayan,Sea farming,Implementasi kebijakan,Efektifitas kebijakan,Pendapatan,Fisherman, Sea Farming, Implementation of Policy, Effectiveness of Policy, Earnings.