Laporkan Masalah

Studi komparasi penyelesaian perselisihan hubungan industrial dengan menggunakan media konsiliasi dan mediasi di kota Yogyakarta

KESEK, Sastiono, Pitaya, S.H., M.Hum

2009 | Tesis | S2 Magister Ilmu Hukum

Penelitian ini merupakan suatu penelitian yang bersifat yuridis empiris. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa yang menyebabkan para pihak yang bersengketa dalam suatu hubungan industrial untuk memilih mekanisme penyelesaian sengketa melalui Mediasi atau konsiliasi dan untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat tercapainya kesepakatan dari para pihak yang bersengketa dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial melalui Mediasi dan Konsiliasi di Kota Yogyakarta. Data pada penelitian ini terdiri atas data primer dan data sekunder. Data sekunder diperoleh dari studi pustaka terdiri atas bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Data primer diperoleh secara langsung dari lapangan yang merupakan hasil dari wawancara dengan responden yaitu pihak-pihak yang terkait, yaitu para pengusaha dan pekerja yang pernah mengalami perselisihan hubungan industrial baik melalui mediasi maupun konsiliasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menjadi penyebab dipilihnya media penyelesaian perselisihan hubungan industrial melelalu mediasi atau konsiliasi yaitu tidak mengunakan biaya, waktu yang singkat, tingginya tingkat partisipasi dari para pihak dalam proses perancangan kesepakatan bersama, mediator lebih berperan aktif. Kemudian yang menjadi faktor-faktor penghambat tercapainya kesepakatan diantara para pihak yang menyelesaikan perselisihan hubungan industrial pengadilan hubungan industrial yaitu tidak adanya kemauan untuk berkompromi, tidak terciptanya suasana yang kondusif dalam proses perundingan.

The characteristic of research is empirical juridical. This aimed to investigate the factors that caused lawsuit parties in an industrial relationship to choose a legal dispute solution mechanism through mediation or conciliation and to investigate barrier factors in achieving agreement from lawsuit parties in solving the industrial dispute through mediation and conciliation in Yogyakarta Municipality. Data in this study consisted of primary and secondary data. The secondary data were obtained from literature study on primary, secondary, and tertiary legal materials. The primary data were obtained directly from the field in form of interview with respondents from employers and employees that once had an industrial dispute either through mediation or through conciliation. The findings showed that the causal factors in choosing mediation or conciliation in solving industrial legal dispute were minimizing cost, efficient time, high participation of the pertinent parties in the process of agreement design, declined trust toward Indonesian judicature, and more active mediator. In addition, the barrier factors in meeting the agreement were no capacity to compromise and no conducive condition in the process of negotiation.

Kata Kunci : Mediasi,Konsiliasi,Komparasi,mediation,conciliation,comparative


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.