Aspek yuridis penerbitan perumahan liar di Kabupaten Sleman
PURWANINGSIH, Muwun Susilo, Prof. Dr. Sudjito, S.H., M.Si
2009 | Tesis | S2 Magister KenotariatanPenelitian tentang Aspek Yuridis Terhadap Penertiban Perumahan Liar Di Kabupaten Sleman, bertujuan untuk mengetahui akibat hukum terhadap hak atas tanah dan bangunan yang belum memperoleh Izin Peruntukan Penggunaan Tanah dan untuk mengetahui keabsahan akta yang telah dibuat oleh PPAT terhadap peralihan hak atas tanah dan bangunan yang belum memperoleh izin pemanfataan tanah. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian yuridis empiris yang bersifat deskreptif dengan mengunakan data primer dan data sekunder. Data sekunder diperoleh dengan cara penelitian bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara (interview) dengan nara sumber dan responden yang terkait dengan penelitian ini. Keseluruhan data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif yaitu dengan cara membandingkan pernyataan atau keterangan narasumber dan responden dengan uraian yang didapat dari hasil penelitian. Dasar analisis yang digunakan adalah Peraturan Daerah Nomor 19 Tahun 2001 Tentang Izin Peruntukan Penggunaan Tanah. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1. Status hak atas tanah dan bangunan yang diperoleh selama belum memperoleh Izin Peruntukan Penggunaan Tanah tidak berubah atau tetap tetapi untuk peralihan hak tidak dapat. 2. terhadap akta yang telah dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah tetap sah tetapi tidak dapat diproses lebih lanjut ke Kantor Pertanahan. Konsekuensinya adalah adanya syarat adminitrasi yang harus dilengkapi yang ditujukan kepada Kantor Badan Pengendalian Pertanahan Daerah di Kabupaten Sleman dengan mengajukan permohonan Izin Peruntukan Penggunaan Tanah.
The reseach about Juridical Aspect on The Wild Housing Ordering In Sleman Regency, is aimed to find out the law effect on the land and building rights which haven’t alicence of land using yet and also to find out the legality of certificate was made by PPAT than diver the land of that. To reach this aim, the writer uses on empic juridical research and descriptive using primary and secondary data. Secondary data is acquired using the primary and secondary law material research method. Primary data is acquired by interview with the respondent are related to this rescarch. All the data information get from responden are analysed qualitative by in comparison the responden result. The basic analysis is used by Peraturan Daerah Nomor 19 Tahun 2001 about the licence of land using. The research result showed that : 1. The status of land and building rights is acquired during didn’t have licence of land using, was not changed on permanent, but for rights divering is not not available. 2. The certificate was made by Pejabat Pembuat Akta Tanah is valid but unable processing in the Kantor Pertanahan. The consequence of them is adminitrasion requirement must have accomplished will be shown to the Kantor Badan Pengendalian Pertanahan Daerah Sleman. And asking a licence the land using.
Kata Kunci : Perumahan liar,Status tanah,Akta otentik