Pemberdayaan lokasi daur ulang sampah (LDUS) sebagai upaya pencegahan pencemaran dan pelestarian sumber daya alam (SDA)
SETIA, Mohd. Jazuli Iman, Dr. Ir. Sarto, M.Sc
2009 | Tesis | S2 Teknik KimiaTujuan dari penelitian ini adalah Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan pemberdayaan LDUS Tambakboyo dengan pemberdayaan LDUS Sidoarum sebagai model untuk meningkatkan pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) dan mengurangi pencemaran dengan cara mengoptimalkan sumber sampah, proses, dan hasil pengolahannya. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui quisioner, wawancara terhadap masyarakat sekitar LDUS Tambakboyo, pengukuran kualitas air sumur milik masyarakat sekitar LDUS, pengukuran kualitas dan kuantitas kompos yang dihasilkan, dan observasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif. Sistem pemberdayaan baru yang diterapkan di LDUS Tambakboyo meliputi sumber sampah; pemilahan sampah; pencacahan sampah; pengomposan dengan stardec; pengeringan dan pengayakan kompos. Kompos yang dihasilkan kemudian diuji dalam demplot pertanian. Kegiatan di LDUS Tambakboyo saat ini tidak menyebabkan pencemaran. Dengan penerapan sistem baru di LDUS Tambakboyo dapat menurunkan potensi pencemaran. Dengan penambahan jumlah tenaga kerja menjadi 10 orang, maka biaya yang dibutuhkan juga akan semakin bertambah. Biaya pemasukan berasal dari penjualan kompos yang dihasilkan. Produksi kompos yang dihasilkan 32,4 ton/30 hari lebih besar dari biasanya yang menghasilkan kompos 10 ton/75 hari. Kualitas kompos yang dihasilkan dengan sistem baru NTotal : 0,95%; PTotal : 0,80%; KTotal : 1,13% lebih baik jika dibandingkan dengan sebelum penerapan sistem baru yaitu NTotal : 0,75%; PTotal : 0,61%; KTotal : 0,20%. Dengan kualitas dan kuantitas kompos yang dihasilkan lebih baik dari sebelumnya, maka keuntungan dari penerapan sistem baru akan meningkat. Meningkatnya produktivitas pada demplot pertanian dengan menggunakan kompos sebesar 10,7 ton/ha dari sebelumya sebesar 6,5 ton/ha diharapkan mampu mengurangi konversi lahan pertanian yang terjadi
The present research aims to Apply improvement on the Lokasi Daur Ulang Sampah (LDUS) Tambakboyo (Tambakboyo Waste Recycle Site) based the improved system of Sidoarum LDUS as model to enhance Natural Resources exploitation and to reduce environmental pollution by optimizing the management, production process, and compost usage. Data in the research were obtained through questionnaires distributed among inhabitants surrounding in the LDUS Tambakboyo, measurement on well water quality of community surrounding the LDUS, measurement on the quality and quantity of compost produced, and observations. Data gathered, then, were qualitative analyzed. New improvement system applied in the Tambakboyo LDUS include waste sources, waste sorting, waste chopping; stardec-based compost production; compost drying and sieving. Produced compost, then, was tested in agricultural demplot. At present, the activities in the Tambakboyo LDUS do not produce pollution. The new system application in the Tambakboyo LDUS is able to reduce pollution potentials. Supplementation of labor to be 10 personnels, required cost will also increase. Cost income is come from selling compost produced. Total compost produced is 32.4 tons/30 days greater than usual capacity producing compost 10 tons/75 days. The quality of produced under new system with Ntotal : 0.95%; PTotal : 0.80%; Ktotal: 1.13% was better compared to previously applied system with Ntotal : 0.75%; PTotal : 0.61%; Ktotal: 0.20% . Under better quality and quantity of compost than before, then profit derived from the new system application will be improved. Higher productivity in agricultural demplot using compost of 10.7 tons/ha than previous productivity of 6.5 ton/ha is expected to be capable to reduce recent agricultural land conversion.
Kata Kunci : Pemberdayaan,LDUS,Kompos,Demplot pertanian, improvement, LDUS, compost, agricultural demplot