Pengembangan sistem informasi komunitas donor darah :: Studi di wilayah Kota Yogjakarta
UTOMO, Karyo Budi, Ir. Rudy Hartanto, M.T
2009 | Tesis | S2 Magister Teknologi InformasiKomunitas merupakan sebuah identifikasi dan interaksi social yang dibangun dengan berbagai dimensi kebutuhan fungsional. Kekuatan pengikat suatu komunitas, terutama, adalah kepentingan bersama dalam memenuhi kebutuhan kehidupan sosialnya yang biasanya, didasarkan atas kesamaan latar belakang budaya, ideologi, sosial-ekonomi. Untuk itu dibutuhkan suatu wadah dan fasilitas untuk mendukung kegiatan komunitas dan interaksi diantara sesama anggota komunitas. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deduktif-induktif yang berangkat dari kerangka teori, pemahaman peneliti berdasarkan pengalaman, kemudian dikembangkan menjadi permasalahan-permasalahan beserta pemecahannya berdasarkan spesifik kebutuhan perangkat lunak, analisis dan perancangan, implementasi di lapangan serta proses pengujian yang melibatkan beberapa kategori pemakai. Adapun hasil dari penelitian ini adalah perangkat aplikasi sistem informasi komunitas donor darah yang didukung oleh perangkat aplikasi SMS sebagai media untuk menyampaikan kebutuhan darah. Adapun proses pemilihan anggota yang sesuai dengan permintaan kebutuhan darah, dengan memberikan bobot nilai yang didasarkan pada kedekatan secara geografis, umur, jenis kelamin serta frekwensi donor darah yang sudah pernah dilakukan oleh calon pendonor yang akan direkomendasikan. Dengan merunut pada dasar tersebut, diharapkan anggota-anggota komunitas yang direkomendasikan adalah anggota yang memiliki potensi yang besar untuk mendonorkan darahnya.
Community is an identification and social interaction which are formed of several dimension of functional needs. The strength of binding power in the community is strongly bounded by the similarity of interest in fulfillment of their mutual social life needs that usually depends upon the similarity in the cultural, ideological, and socio-economical aspects. Therefore it is important to have an organization and its necessary facilities to support the activities in the community as well as facilitating interaction among the people in the community itself. Quantitative method has been carried out with the usage of deductiveinductive approach. Starting from theories lay-out, comprehension of the researcher based on experiences, then being developed into problems with solutions according to specific software needs, analyzing and designs, implementation in the field and completed by the evaluation according to different categories of users. The result of this research is information systems for blood-donators supported by SMS application as a media to convey the needs of blood. The member selection process is based on the demand of blood, which is evaluated according to geographical vicinity, age, gender as well as the previous records of blood donation frequency done by the blood-donator recommended. It is done by the expectation of getting quality and high potential blood-donator for the community.
Kata Kunci : Komunitas,Donor darah,SMS, Community, Blood Donation