Laporkan Masalah

Pengaruh rasio (L-D) terhadap permulaan flooding dan pola aliran udara-air vertikal berlawanan arah

KUNTADI, Achmad, Prof. Dr. Ir. Indarto, DEA

2009 | Tesis | S2 Teknik Mesin

Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari fenomena flooding, udara-air berlawanan arah pada saluran vertikal menggunakan masukan dinding berlubang, sharp dan keluaran sharp. Parameter pengukuran terjadinya fenomena flooding adalah kecepatan udara, kecepatan air, dan gradien tekanan. Parameter-parameter tersebut diperoleh dengan melakukan percobaan menggunakan alat yang terdiri dari pipa plexiglass beriameter 32 mm dengan panjang saluran bervariasi (4050 mm, 3650 mm, 3250 mm, 2850 mm, 2450 mm), sehingga harga rasio (L/D) masing-masing 76, 89, 101, 114, 126; dan dilakukan pada keadaan kecepatan air konstan dan kecepatan udara yang bervariasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa masukan dinding berlubang lebih cepat terjadi flooding dibanding sharp dan pada rasio (L/D) mengecil flooding lebih lambat terjadi dan dimulai dari keluaran air. Untuk masukan sharp tidak ditemukan gejala perubahan permulaan flooding, mulainya selalu dimasukan air. Permulaan flooding dapat dideteksi dengan melihat harga gradien tekanan baik di bawah ataupun di atas masukan air

This research was conducted for studying the flooding phenomena, countercurrent water in vertical channel used the perforated wall inlet, sharp and sharp outlet. Measurement parameter of the incident of flooding phenomena were the air speed, water speed, ang pressure gradient. These parameters were gained by conducting research by using instrument of which comprised of plexiglass pipe by diameter of 32 mm and varied channel length (4050 mm, 3650 mm, 3250 mm, 2850 mm, 2450 mm), thus ratio values (L/D) respectively were 76, 89, 101, 114, 126; and it was conducted on constant water speed and varied air speed. The result of this research shows that perforated wall inlet is faster in emerging flooding rather than sharp and on decreased ratio (L/D) flooding is slower happened and started from the water outlet. For sharp inlet, it is not founded any changes on incipient flooding, the initiating are always outfluxed by water. The incipient flooding can be detected by considering the pressure gradient value, either under or above the water inlet.

Kata Kunci : Permulaan flooding,Rasio (L/D),Kecepatan udara,Aliran,Gradien tekanan, Incipient flooding, ratio (L/D) air speed, flow, pressure gradient


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.