Laporkan Masalah

Estimasi biaya parametrik berbasis activity based costing untuk produk pemesinan prismatik

WIDIASTUTI, Indah, Ir. Subagyo, Ph.D

2009 | Tesis | S2 Teknik Industri

Estimasi biaya diperlukan untuk memberikan informasi dalam pengambilan keputusan evaluasi alternatif produk dan penawaran harga pada proses pengembangan produk. Permasalahan yang dihadapi dalam estimasi biaya produksi pada pengembangan produk baru adalah masih terbatasnya informasi yang tersedia pada tahap desain. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model estimasi biaya pada tahap awal pengembangan produk pemesinan prismatik. Perhitungan biaya desain, penanganan material dan produksi untuk mengembangkan persamaan estimasi biaya parametrik didasarkan pada metode Activity based Costing (ABC). Dengan mengalokasikan konsumsi sumber daya berdasarkan aktivitas yang dilakukan pada setiap jenis produk, metode ABC terbukti akurat dalam menetapkan biaya overhead. Pada penelitian ini juga dikembangkan persamaan matematis untuk memperkirakan waktu pemesinan produk berdasarkan jenis dan ukuran feature geometrinya. Model matematis ini diujikan pada data empiris sejumlah produk dari dua unit produksi dan terbukti secara signifikan valid untuk digunakan. Persamaan parametris yang dikembangkan dapat digunakan untuk melakukan evaluasi ukuran batch, volume produk, dimensi feature dan jumlah alat potong yang digunakan terhadap biaya per unit produk pada tahap perancangan produk

Cost estimation is critical task in product development as it used in decision making of product design alternatives and quotation. Early cost information has been hampered by unavailability and uncertainty of information. This paper presents a cost estimation model for prismatic machined parts used in early phase of product development. It links activity-based costing (ABC) with parametric cost representations of the design, delivery and production activities. Higher accuracy of overhead rate is attained using ABC that allocates resources consumption of each product type based on the activities performed. Model for estimating machining time is also developed using part’s feature geometry. This model was tested with empirical data for twenty two machined parts from different workshops and was found to be significantly valid. The developed cost estimation model enables evaluation of batch size, product geometry, product volume and tool number on its total cost at the design phase. Keywords: parametric cost estimation, activity based costing, machining, manufacturing features

Kata Kunci : Estimasi biaya parametrik,Activity based costing,Proses pemesinan,Feature manufaktur


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.