Laporkan Masalah

Deteksi retinopati pasien diabetes militus menggunakan intensitas lapis warna dan standar deviasi

ALLIF, Mei, Ir. Alva Edy Tontowi, M.Sc., Ph.D

2009 | Tesis | S2 Teknik Mesin

Retinopati diabetik merupakan penyebab utama kebutaan pada penderita diabetes di seluruh dunia, disusul katarak. Bila kerusakan retina sangat berat, seorang penderita diabetes dapat menjadi buta permanen sekalipun dilakukan usaha pengobatan. Gejala retinopati diabetik ini dapat diketahui dari citra retina seseorang. Saat ini, pendeteksian retinopati diabetesi melalui retina dilakukan secara manual oleh seorang dokter. Citra retina pasien diabetes diambil menggunakan kamera Fundus dan kemudian diamati polanya untuk menentukan apakah orang tersebut menderita retinopati diabetik. Pada kondisi dimana gejala penyakit ini tidak terlihat dan terdapat banyak citra retina yang harus dianalisis, maka pengambilan keputusan yang cepat dan akurat adalah sangat diperlukan. Pada keadaan tersebut analisis citra retina akan lebih efektif apabila dilakukan dengan bantuan komputer. Dalam riset ini analisis citra retina dilakukan dengan menggunakan metode menghitung nilai jumlah piksel warna yang berkorelasi dengan pola citra retina dan nilai standar deviasi dengan jumlah sampel 78 citra retina, didapati bahwa metode yang diusulkan mempunyai tingkat ketepatan 96,15%. Dari hasil percobaan yang telah dilakukan, bahwa metode yang diusulkan memerlukan waktu komputasi selama 2 detik ketika dijalankan pada komputer personal dengan spesifikasi prosesor intel core duo 795 GHz dengan memori 2,49 GB. Ini berarti bahwa metode yang diusulkan dapat digunakan secara waktu nyata (real time).

Diabetic Retinopathy is the main cause of blindness for diabetic persons. If the damage of retina is in serious condition, it causes permanent blindness, although treatment have been done. The symptoms of diabetic retinopathy can be diagnosed from image of retina. Presently, diagnosis of diabetic retinopathy analyzed manually by doctor using the image of retina which is captured by fundus camera. In condition which the symptoms of retinopati diabetika are unknown, many images of retina are needed to be analyzed, so that decision take time and is not accurated. Analyzing of image retina an aided computere is more effective. In this research, 78 images of retina were taken as samples. Seventy two images were indicated unhealthy and 6 images were healthy as comparation. Personal computer with intel core duo 795 GHz and memory 2,49 GB have been employed processing data. The analysis result show that the method has an accurate value of 96.15% and the time needed for this method is 2 second. It means that suggested method can be used in real time.

Kata Kunci : Retinopati diabetik,Citra retina,Standar deviasi,retinopati diabetik,retina image,standard deviation.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.