Kajian drug related problems pada pasien diabetes melitus yang dirawat inap di RSU Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan pada Bulan Oktober-Desember 2005
UTAMI, Susilo, Prof. Dr. Zullies Ikawati, Apt
2009 | Tesis | S2 Magister Farmasi KlinikLatar belakang : Diabetes melitus (DM) merupakan suatu penyakit menahun yang ditandai oleh kadar glukosa darah yang melebihi nilai normal. Apabila dibiarkan tak terkendali akan menimbulkan penyulit-penyulit yang berakibat fatal. Drug related problems (DRPs) adalah suatu kejadian atau situasi yang menyangkut terapi obat yang mempengaruhi hasil optimal pasien secara potensial atau aktual. DRPs dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup pasien, meningkatkan biaya kesehatan dan meningkatkan angka kematian. Salah satu kejadian DRPs yang tersering berhubungan dengan diabetes. Pada tahun 2004 pasien yang dirawat inap dengan penyebab DM ada 261 pasien, merupakan urutan ke 4 dari 10 penyakit terbanyak yang dirawat di RSU Dr. Kanujoso Djatiwibowo. Tujuan penelitian : Penelitian dilakukan untuk mengetahui dan mengkaji DRP yang mungkin terjadi pada pasien DM yang dirawat inap di RSU Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan bulan Oktober – Desember 2005, yang meliputi indikasi tidak diterapi, pemilihan obat yang tidak tepat, dosis subterapi, dosis berlebih, efek samping, intaraksi obat, gagal mendapat obat dan obat tanpa indikasi. Metode penelitian : Penelitian ini adalah non eksperimental dengan rancangan deskriptif evaluatif. Pengamatan dan pengambilan data dilakukan secara prospektif. Penelitian dilakukan di RSU Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan pada bulan Oktober 2005 sampai dengan Desember 2005 dengan jumlah pasien inklusi 44 pasien. Data diambil dari rekam medis pasien yang kemudian dikaji. Hasil dan kesimpulan : Dari 44 pasien yang diteliti, 5 pasien (11,4%) tidak mengalami DRPs, sedangkan 39 pasien (88,6%) mengalami DRPs, dengan rincian indikasi tidak diterapi 24 %, pemilihan obat tidak tepat 10,6 %, dosis subterapi 14,4 %, dosis berlebih 7,7 %, efek samping 6,7 %, interaksi obat 19,2%, gagal menerima obat 1 % dan tanpa indikasi 16,3 %.
glucose level is higher than normal value. If it is uncontrolled, it can cause fatal complications. Drug-related problems (DRPs) are events or situation involving drug therapy that actually or potentially interferes with an optimum outcome for a specific patient. DRPs have resulted in a decrease in patients' quality of life, an increase in health care costs, and an increase in mortality rates. One of the most common DRPs is associated with diabetes. There were 261 inpatient DM cases in Kanujoso Djatiwibowo Hospital in 2004, made it as the fourth rank of ten common diseases in the hospital. Objective : study was conducted to identify and to review the possible drug-related problems with diabetic inpatient at Kanujoso Djatiwibowo general hospital in Balikpapan from Ocktober to December 2005, by identifying untreated indication, improper drug selection, subtherapeutic dosage, overdosage, adverse drug reaction, drug interaction, failure to receive medication and drug used without indication. Method : The study was non experimental with a descriptive-evaluative design, which the data were taken and observed prospectively. The location of study was dr. Kanujoso Djatiwibowo general hospital in Balikpapan with 44 inclusion patients. The analyzed data were taken from patient medical record. Result and conclusion : Of 44 patients participated in this study, 5 patients (11,4%) did not have the drug related problems and 39 patient (88,6%) were experience the drug related problems, which untreated indications 24 %, improper drug selection 10,6 %, subtherapeutic dosage 14,4 %, overdosage 7,7 %, failure to receive medication 1 %, adverse drug reactions 6,7 %, drug interactions 19,2%, and drug use without indication 16,3 %
Kata Kunci : Diabetes melitus,Drug related problems,RSU Dr Kanujoso Djatiwibowo,Diabetes mellitus, drug related problems, Dr. Kanujoso Djatiwibowo general hospital