Laporkan Masalah

Hubungan antara intensitas bau badan dengan kepadatan bakteri di aksila

SETIJOWATI, Herning, Prof. Dr. dr. Hardyanto Soebono, SpKK(K)

2009 | Tesis | S2 PPDS 1-Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin

TUJUAN. Mengetahui hubungan antara intensitas bau badan dengan kepadatan bakteri di aksila. SUBYEK DAN METODE. Penelitian dilakukan secara potong lintang pada individu sehat yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi pada 32 subyek, kemudian menjalani periode wash out selama 12 hari menggunakan sabun non medicated saja. Pengukuran kepadatan bakteri pada masing-masing kelompok dilakukan pada saat awal penelitian. HASIL. Didapatkan 32 subyek, terdiri atas 6 orang (18,8%) laki-laki dan 26 orang (81,3%) perempuan. Rata-rata usia antara 18 sampai 46 tahun, dengan rerata 33,17 tahun. Subyek mempuyai intensitas bau badan antara skala 1 (samarsamar) sampai dengan 4 (kuat) dengan rerata 2,16. Rerata kepadatan bakteri Staphylococcus epidermidis 3,20 ± 4,22 x 104 CFU/cm2. Kepadatan bakteri Staphylococcus epidermidis tidak berhubungan dengan intensitas bau badan dengan nilai (r:0,177 (p=0,332). Kepadatan bakteri Corynebacterium sp. 185,23 ± 424,10 x 104 CFU/cm2 juga tidak berhubungan dengan intensitas bau badan dengan nilai (r:0,001 (p=0,996). SIMPULAN. Tidak terdapat hubungan antara intensitas bau badan dengan kepadatan bakteri Staphylococcus epidermidis dan Corynebacterium sp.

Objective. To evaluate the association between body odor intensity and bacterial density in the axillas. Methode. A cross sectional study was conducted on healthy individuals which fulfilled inclusion and exlusion criteria. Wash out periode was done on 12 day to using non medicated soap only. The measurement of bacterial density on each group subject was done on the beginning of the study by Microbilogy staf. Result. There were 32 subjects completing the study consisting of 6 men (18,8%) and 26 women (81,3%). The age of subjects ranges form 18 to 46 years old, mean 33,17. Subjects have body odor intensity in baseline between 1 (barely parceible) to 4 (strong) scale, with the mean value was 2,16. Mean bacterial density of Staphylococcus epidermidis was 3,20 ± 4,22 x 104 CFU/cm2. No association was found between bacterial density of Staphylococcus epidermidis and body odor intensity (r:0,177 (p=0,332). Nor was not association between bacterial density of Corynebacterium sp.185,23 ± 434,10 x 104 CFU/cm2 and body odor intensity (r:0,001 (p=0,996). Conclusion. Body odor intensity was not associated with Staphylococcus epidermidis and Corynebacterium sp. density.

Kata Kunci : Bau badan,Bakteri,Aksila


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.