Laporkan Masalah

Perbandingan ketahanan hidup penderita karsinoma serviks uteri stadium lanjut di RS Dr Sardjito berdasarkan jenis regimen kemoradiasi

DEWI, Santi Candra, Dr. H.R. Soeharyono, SpOG(K)

2009 | Tesis | S2 PPDS 1-Obstetri dan Ginekologi

Latar belakang. Insidensi dan prevalensi karsinoma serviks uteri di negara berkembang masih tinggi. Kemoradiasi adalah merupakan terapi pilihan untuk karsinoma serviks uteri stadium lanjut. Terdapat tiga macam protokol kemoradiasi untuk terapi karsinoma serviks uteri stadium lanjut yang digunakan di RS Dr Sardjito. Belum diketahui ketahanan hidup yang dihasilkan oleh ketiga macam protokol kemoradiasi tersebut. Tujuan. Mengetahui ketahanan hidup lima tahun pasien karsinoma serviks uteri stadium lanjut di RS Dr Sardjito secara umum dan berdasarkan regimen kemoradiasinya. Bahan dan cara penelitian. Penelitian dilakukan dengan desain historical cohort terhadap penderita karsinoma serviks uteri yang dirawat di RS Dr Sardjito dari tahun 2003 sampai 2007. Analisis survival dilakukan dengan menggunakan metode Kaplan- Meier dan perbedaan diantara ketiga kelompok penelitian dihitung dengan menggunakan log rank test. Analisis multivariate dilakukan dengan menggunakan Cox’s Proportional Hazard Model. Hasil. Didapatkan 305 penderita yang memenuhi kelayakan untuk dimasukkan dalam penelitian. Seratus empat puluh delapan (48,5%) mendapatkan kemoradiasi dengan regimen cisplatin bulanan, 69 (22,6%) mendapatkan kemoradiasi dengan regimen PVB bulanan dan sisanya 88 (28,9%) pasien mendapatkan kemoradiasi dengan regimen cisplatin + 5 fluorourasil mingguan. Tingkat ketahanan hidup lima tahun secara keseluruhan adalah 26%. Ketahanan hidup lima tahun pada kelompok cisplatin bulanan adalah 34% (lama pengamatan 50 bulan), pada kelompok PVB bulanan adalah 13% (lama pengamatan 43 bulan) dan pada kelompok cisplatin + 5 fluorourasil mingguan adalah 33% (lama pengamatan 66 bulan) (log rank test 6,98 dengan p=0,03). Kesimpulan. Ketahanan hidup lima tahun penderita karsinoma serviks uteri stadium lanjut yang mendapatkan kemoradiasi dengan regimen cisplatin + 5 fluorourasil lebih baik daripada yang mendapatkan kemoradiasi dengan regimen cisplatin bulanan dan PVB bulanan.

Background . Insidence and prevalence of cervical cancer in the developing country still high. Chemoradiation is the treatment of choice for locally advanced cervical cancer. There are three kinds of chemoradiation protocol in Sardjito Hospital for locally advanced cervical cancer but the survival rate of these three kind of protocol has not known yet. Objective. To assess survival rate of advanced cervical cancer patient in general and according to the chemoradiation protocol Material and Method. The study was performed with historical cohort design for locally advanced cervical cancer patient in Sardjito Hospital from 2003 until 2007.Survival analysis was performed by Kaplan-Meier Methods and significance between three group were compare by log rank test. Multivariate analisis was performed by Cox’s Proportional Hazard Model. Results. Three hundred and five patient were enrolled in this study. Among those patient 148 (48,5%) receive cisplatin monthly, 69 (22,6%) receive PVB monthly and the rest 88 (28,9%) receive cisplatin + 5 fluorourasil weekly. Five year survival rate for all patient was 26%. Patient in Cisplatin+ 5 fluorourasil regiment showed better survival than cisplatin and PVB regiment {(Survival rate: 32% (follow up 66 month), 34% (follow up 50 month) and 12% (follow up 43 month) respectively) log rank test 6,98 p=0,03)} Conclusion. Chemoradiation with regiment cisplatin + 5 fluorouracyl weekly result in better survival rate than cisplatin monthly and PVB monthly.

Kata Kunci : Ketahanan hidup,Kemoradiasi,Karisnoma serviks uteri,Cisplatin bulanan, survival, chemoradiation, cervical cancer, cisplatin monthly, cisplatin + 5 fluorouracyl, PVB monthly


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.