Pengelolaan anggaran daerah di RSU Mayjen H.A. Thalib Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi
AFRIDA, Irma, Agastya, SE., MBA., MPM
2009 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Dalam perkembangannya rumah sakit dipengaruhi oleh faktor ekonomi. Oleh sebab itu, rumah sakit perlu dikelola secara professional dan melakukan upaya penggalian potensi khususnya di bidang keuangan dengan pengelolaan keuangan yang mandiri, akuntabel dan transparan dalam mendukung kegiatan operasionalnya yang pada akhirnya bermuara kepada peningkatan mutu pelayanan rumah sakit kepada masyarakat dan mampu meningkatkan daya saing dengan melakukan perencanaan dan pengendalian sumber daya yang tersedia melalui pengelolaan anggaran. RSU Mayjen H.A. Thalib Kabupaten Kerinci merupakan rumah sakit dengan status sebagai unit uji coba swadana sejak tahun 2003 namun pihak rumah sakit hanya dapat menggunakan penerimaan fungsional dengan tetap mengikuti prosedur pencairan anggaran. Tujuan Penelitian: Untuk mendapatkan gambaran mengenai pengelolaan anggaran daerah, hambatan dan upaya-upaya yang dilakukan. MetodePenelitian: Penelitian dilakukan dengan desain studi kasus yang berlokasi di RSU Mayjen H.A. Thalib Kabupaten Kerinci. Data yang digunakan melalui penelusuran dokumen dan wawancara mendalam, serta check list yang berkenaan dengan pengelolaan anggaran daerah. Hasil Penelitian: Proses penyusunan anggaran daerah di RSU Mayjen H.A. Thalib Kabupaten Kerinci telah mengikuti peraturan yang berlaku. Kinerja pengelolaan anggaran daerah di RSU Mayjen H.A. Thalib Kabupaten Kerinci dipengaruhi oleh birokrasi anggaran yang terdiri dari proses dan waktu anggaran daerah disusun hingga ditetapkan menjadi dokumen anggaran serta kapasitas pengelolaan anggaran daerah yang terdiri dari sumber daya manusia dan ketersediaan teknologi dan informasi yang tersedia. Dalam pengelolaan anggaran daerah di rumah sakit ditemukan hambatan, namun untuk mengatasi hambatan tersebut rumah sakit melakukan upaya-upaya untuk mengatasinya sehingga kegiatan operasional dapat berjalan. Kesimpulan dan saran : Pengelolaan anggaran daerah di RSU Mayjen H.A. Thalib Kabupaten Kerinci dipengaruhi oleh faktor lingkungan eksternal dan internal. Perubahan bentuk rumah sakit menjadi unit swadana penuh atau badan layanan umum diharapkan dapat memberikan kemandirian bagi rumah sakit dalam mengelola anggaran daerah.
Background: The development of hospital was influenced by economy factor. Therefore, a hospital need to be managed professionally and should have careful exploration especially in financial with independent, accountable and transparant of financial management in order to support operational activity which at the end could be focused on the improvement of service quality in hospital toward community and able to improve competitiveness in planning and control of human resources with budget management. General Hospital of Mayjen H.A. Thalib, district of Kerinci is a hospital with self funding try out unit status since the year of 2003 and yet it still could be functioned by following the procedure of budget liquidation. Objective: This research was aimed to obtained description on the management of regional budget, obstacle and effort being done. Method: This research was a case study design that was located in general hospital of Mayjen H.A. Thalib district of Kerinci. The data was find out through document observation and indepth interview as well as check list that was related with management of regional budget. Result: The process of regional budget management in general hospital of Mayjen H.A. Thalib district of Kerinci has followed the existing regulation. The performance of regional budget management in RSU Mayjen H.A. Thalib district of Kerinci was influenced by budgeting bureacracy that was consisted of process and time of regional budget that was arranged and stated in order to create a budget document as well as capacity of regional budget management that was consisted of human resources and the availability of technology and information. In the management of regional budgeting in hospital, there were some obstacles found that could be well overcomed by hospital in order to make the operational activity could running well. Conclusion and suggestion: Regional budgeting management in RSU Mayjen H.A. Thalib district of Kerinci was influenced by external and internal factors. The changes of hospital form into self funding unit or general service was expected could give an independency for hospital in managing regional budget.
Kata Kunci : Birokrasi anggaran,Kapasitas sumber daya manusia,Kinerja pengelolaan anggaran daerah, Budget bureacracy, human resources capacity, performance of regional budget management