Hubungan faktor individu, faktor psikologis dan faktor organisasi terhadap pelaksanaan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muaro Jambi
SUKADSIL, Kartiwan, dr. Tridjoko Hadianto, DTMH, M.Kes
2009 | Tesis | S2 Magister Hukum KesehatanLatar belakang: Tenaga kesehatan dan rumah sakit rawan terhadap tuntutan hukum/gugatan hukum. Tuntutan bisa terjadi karena adanya kelalaian dari tenaga medis yang lalai dalam pembuatan dokumen rekam medis, apalagi dokumen rekam medis dibuat menyimpang dari standar operasional prosedur, termasuk lupa membubuhkan tanda tangan dan nama terang. Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muaro Jambi sering menghadapi masalah rekam medis, antara lain berkas rekam medis tidak dapat ditemukan saat diperlukan, berkas yang tidak lengkap pengisiannya serta pengembalian rekam medis yang tidak tepat waktu sehingga menyulitkan petugas pada waktu pasien berkunjung ulang. Rumah sakit merupakan organisasi yang dicirikan oleh perilakunya yang terarah pada tujuan. Keefektifan setiap Rumah Sakit dalam pembuatan dan pengisian rekam medis sangat diperlukan oleh pimpinan, dokter, perawat dan bidan serta tenaga lain. Tiga perangkat variabel yang secara langsung mempengaruhi petugas dalam pembuatan dan pengisian rekam medis adalah individu, psikologis dan keorganisasian. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor individu, faktor psikologis dan faktor organisasi terhadap pelaksanaan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muaro Jambi. Metode: Rancangan penelitian ini kuantitatif bersifat non eksperimental (observasional) dengan rancangan cross-sectional, penelitian yang dilakukan untuk mengetahui hubungan faktor individu, faktor psikologis dan faktor organisasi terhadap pelaksanaan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muaro Jambi. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuisioner dengan pertanyaan tertutup, responden hanya memilih jawaban yang sudah disediakan berupa skala Likert. Hasil: Terdapat hubungan yang bermakna antara faktor individu dan pelaksanaan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muaro Jambi. Dengan tingkat kemaknaan hubungan sebesar 0,030 < 0,05, besarnya korelasi 0,276. Terdapat hubungan yang sangat bermakna antara faktor psikologis dan pelaksanaan rekam medis rumah sakit umum daerah Kabupaten Muaro Jambi. Dengan tingkat kemaknaan hubungan sebesar 0,001 < 0,05, besarnya korelasi 0,403. Terdapat hubungan yang sangat bermakna antara faktor organisasi dan pelaksanaan rekam medis rumah sakit umum daerah Kabupaten Muaro Jambi. Dengan tingkat kemaknaan hubungan sebesar 0,000 < 0,05, besarnya korelasi 0,543. Kesimpulan: Faktor individu, faktor psikologis dan faktor organisasi mempunyai hubungan yang bermakna dengan pelaksanaan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muaro Jambi.
Background: Health staff and hospitals are liable to legal suits/claims. Suits may happen due to negligence of medical staff in making document of medical records, making medical records irrelevant with standard operational procedures including forgetfulness in putting signature and complete name on the document. Local hospital of District of Muaro Jambi often encounters problems of medical records, such as documents can not be retrieved when needed, documents are incomplete and they are not soon put back in their place so that staff find difficulties to get them back at the time patients re-visit the hospital. A hospital is an organization characterized from its focus on the objective. Effectiveness of the hospital in compiling and filling in medical records is urgently required by the director, doctors, nurses, midwives and other staff. Three elements of variable that directly affect staff in the making and filling in medical records are individual, psychological and organizational. Objective: The study aimed to identify the association between individual, psychological and organizational factors and the management of medical records at local hospital of District of Muaro Jambi. Method: This quantitative study was observational with cross sectional design. Data were obtained through closed questionnaire with Likert scale. Result: There was a significant relationship between individual factors and the implementation of Muaro Jambi District Hospital’s medical record with Ï=0,030 < 0,05 and the correlation value of 0,276. There was also a significant relationship between psycological factors and the implementation of Muaro Jambi District Hospital’s medical record with Ï=0,030 < 0,05 and the correlation value of 0,403. In addition, there was a significant relationship between organisational factors and the implementation of Muaro Jambi District Hospital’s medical record with Ï=0,030 < 0,05 and the correlation value of 0,543. Conclusion: Individual, psychological and organizational factors had significant association with the management of medical records at Local Hospital of District of Muaro Jambi.
Kata Kunci : Faktor individu, Faktor Psikologis, Faktor organisasi, Pelaksanaan rekam medis rumah sakit, Medical records, individual factor, psychological factor, organizational