Laporkan Masalah

Peran serta masyarakat Kecamatan Sukamara dalam penyediaan sarana air bersih

FEBRIYANA, Dr. Ir. Fatchan Nurrochmad, M.Arg

2009 | Tesis | S2 Magister Pengelolaan Sumber Daya Air

Permasalahan akan pemenuhan air baku menjadi hal yang mendesak untuk dicarikan suatu solusi atau rencana jangka panjang pengembangan sarana air bersih untuk mengatasi kekurangan air, terutama yang sering terjadi pada musim kemarau. Penggunaan air sungai untuk keperluan air rumah tangga di Kecamatan Sukamara sudah tidak memenuhi syarat air bersih yang layak dikonsumsi karena menurunnya kualitas air sungai yang disebabkan oleh kegiatan pembalakan hutan dan pemukiman penduduk di bantaran sungai. Keikutsertaan masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya air secara menyeluruh sangat diperlukan. Partisipasi masyarakat akan ada apabila masyarakat merasa dilibatkan dalam pengambilan keputusan, dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan, dilibatkan dalam penilaian dan memperoleh manfaat dari partisipasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan analisis regresi untuk mengetahui apakah keterlibatan masyarakat dan keterlibatan pemerintah berpengaruh terhadap penyediaan sarana air bersih. Penelitian dilanjutkan dengan Analytical Hierarchy Process untuk menentukan alternatif tindakan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam penyediaan sarana air bersih. Hasil analisis menunjukkan masyarakat yang tidak berlangganan PDAM beranggapan bahwa faktor keterlibatan masyarakat dan keterlibatan pemerintah secara bersama-sama berpengaruh terhadap penyediaan sarana air bersih sebesar 9,9%. Sedangkan masyarakat yang berlangganan PDAM beranggapan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan sarana air bersih adalah keterlibatan masyarakat dalam pemeliharaan yaitu sebesar 6,6%. Nilai tersebut mengindikasikan masih rendahnya peran serta masyarakat terhadap penyediaan sarana air bersih. Pengaruh keterlibatan pemerintah dalam penyediaan sarana air bersih menurut masyarakat yang berlangganan PDAM tidak signifikan hal ini karena masyarakat merasa belum puas dengan pelayanan yang diberikan oleh PDAM. Dari proses AHP diperoleh kesimpulan bahwa alternatif tindakan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peran serta masyarakat.

Pure water supplying is a problem that needs urgent solving or a long term plan of pure water infrastructure development to cope with the problem of water lacking, especially during dry season. River water utilization for domestic purposes in Kecamatan Sukamara does not fulfill pure water requirements of properly consumed water due to decreasing quality of the river water resulted from wood logging and settlement activities at the river bank. People’s involvement in overall water resource management is highly required. Participation given by the people will be given only if they are involved in decision making, implementation, valuation and subjected to their participation benefits. Method used in this research was regression analysis to identify whether the people’s and government’s involvement had influence on pure water supplying. The research was continued by taking the Analytical Hierarchy Process to determine the action alternatives to increase the people’s role in pure water supplying. Results of the analysis showed that 9.9% PDAM unsubscribed people assumed that people’s and government’s involvement jointly influence to pure water supplying infrastructure, while 6.6% PDAM subscribers assumed that influencing factors to the improvement of pure water infrastructure were people’s involvement and maintenance. These values indicated low involvement of the people in pure water supplying infrastructure. The influence of government’s involvement in pure water supplying infrastructure was insignificant based on PDAM subscribers due to their dissatisfaction upon the PDAM rendered services. Based on the AHP process, action alternatives to be taken in order to increase the people’s role was able to be concluded.

Kata Kunci : Peran serta masyarakat, Penyediaan air bersih, Analytical hierarchy process.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.