Laporkan Masalah

Penilaian kondisi perkerasan jalan pada ruas Gunungsitoli-Tuhemberua Kabupaten Nias dan kemungkinan cara perbaikannya

PENYALAI, Irsan, Dr. Ir. Hary Christady H., M.Eng., DEA

2009 | Tesis | S2 Magister Pengelolaan Sarana dan Prasarana

Ruas Gunungsitoli-Tuhemberua adalah ruas jalan Propinsi yangmemegang peranan penting di Kabupaten Nias. Keberadaan ruas jalan ini sebagai sektor perhubungan, untuk kesinambungan distribusi barang dan jasa, yang sangat diperlukan untuk menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat dan menjangkau daerah-daerah terpencil yang merupakan sentra-sentra pertanian. Selain itu juga sebagai jalan utama menuju Kabupaten yang baru. Pada ruas jalan tersebut banyak terdapat kerusakan yang sangat mengganggu frekuensi lalu lintas pengguna jalan. Kalau kerusakan jalan dibiarkan maka akan semakin parah dan memakan biaya yang besar, sedangkan alokasi anggaran untuk pemeliharaan sangat terbatas. Penelitian kerusakan dilakukan dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) yaitu menentukan jalan-jalan yang disurvei yaitu ruas jalan Gunungsitoli-Tuhemberua yang memiliki panjang keseluruhan 35 km. Dengan unit penelitian sepanjang 7 km, dengan membaginya 100 m x 4 m setiap unit sampel penelitian. Mengamati setiap unit sampel penelitian yang mengalami kerusakan dengan kriteria kerusakan yang terjadi pada segmen penelitian, kemudian jenis kerusakan diukur luasan atau panjangnya. Pada penelitian ruas jalan Gunungsitoli-Tuhemberua terdapat 13 jenis kerusakan yang terjadi yaitu line/shoulder drop-off, weathering and raveling, alligator cracking, longs and trans cracking, deppression, patching, edge cracking, block cracking, polished agregate, swell, rutting, shoving, pathole. Hasil dari penilaian kondisi dengan metode pavement condition index (PCI), kerusakan yang paling banyak adalah line/shoulder drop-off 628 m2, weathering and raveling 584,15 m2, alligator cracking 514,12 m2, dengan nilai PCI rata-rata 66,96 rating good dari seluruh luas kerusakan yang terjadi. Sehubungan dengan kondisi tersebut maka ruas jalan yang pada rating poor dan fair harus segera diperbaiki.

Road section of Gunungsitoli-Tuhemberua is the most important road section in Nias district. The existance of road sector as transportations sector. The existance of road sector as transportations sector. is a state road functioning as the main line for goods and passengers transport. This condition requires road maintenance to continous distribution and services,than needed required to support economic growth and reach the small districs which centrals agricultur as subway to new regency. Postponement in road maintenance may cause more severe damage and consequently more expensive reparation cost too, in addition to limited maintenance budget allocation. Study on the Pavement deterioration was carried out using the Pavement Condition Index (PCI) method by determining the road to be surveyed, which was the Gunungsitoli-Tuhemberua road. District with overall length of 35 kms. The 7 kms analysis unit was then divided into 100 m x 4 m for each sample unit. Then, each sample unit under the damage criteria of each analysis segment was observed and width and length of each type of the damage were measured. Results of analysis of Gunungsitoli-Tuhemberua road section showed that there were 13 types of deterioration ocurred: line/shoulder drop-off, weathering and raveling, alligator cracking, longs and trans cracking, deppression, patching, edge cracking, block cracking, polished agregate, swell, rutting, shoving, pathole. Result of assesment condition Pavement Condition Index (PCI) method type of the damage mostly ocurred was line/shoulder drop-off 628 m2, weathering and raveling 584,15m2, alligator cracking with widght 514,12m2 with PCI 69,96 with rating good of the entire damages ocurred. Reffering to the joint street conditions at rating pair and poor should be improved soon.

Kata Kunci : Pavement condition index,Tipe kerusakan,Rating,Perbaikan, Pavement condition index, damage types, rating, reparation.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.