Kajian pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi perumahan dan pemukiman berbasis komunitas (Re-Kompak) JRF (Java Reconstruction Fund) Desa Patalan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
WARDANI, Dr. Ing.Ir. Andreas Triwiyono
2009 | Tesis | S2 Magister Pengelolaan Bencana AlamGempa bumi yang terjadi pada tanggal 27 Mei 2007 di Yogyakarta dan Jawa Tengah merupakan gempa bumi tektonik yang mengakibatkan sekitar 6.000 orang meninggal dunia, 8.673 orang luka berat dan 2.650 orang luka ringan serta merobohkan puluhan ribu rumah penduduk dan fasilitas umum. Desa Patalan termasuk salah satu desa yang mengalami kerusakan yang parah, tercatat korban yang meninggal 299 orang, 475 luka berat dan 1.436 orang luka ringan. Kerusakan bangunan rumah sebanyak 3.105 rumah rusak berat , 412 rumah sedang dan 35 rumah ringan serta fasilitas lainnya Penanganan pasca gempa bumi di Bantul pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi terhadap bangunan-bangunan yang hancur, rusak berat, dilaksanakan dengan berbagai program diantaranya adalah Rehabilitasi dan Rekonstruksi Perumahan dan Permukiman Berbasis Komunitas (Re-Kompak) JRF (Java Reconstruction Fund) yang merupakan program dengan mengedepankan masyarakat sebagai subyek dari pembangunan. Dalam penelitian ini dilakukan Kajian Pelaksanaan Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi Perumahan dan Permukiman Berbasis Komunitas ( Re-Kompak) JRF (Java Reconstruction Fund) di Desa Patalan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul melalui pendekatan kuesioner, wawancara dan observasi bangunan rumah untuk mengetahui kondisi bangunan, kemudian dihitung dengan metode statistik sederhana yang sebelumnya dilakukan uji validitas dan realibilitas terhadap jawaban dari kuesioner. Selanjutnya melakukan rumusan rencana strategis untuk penyempurnaan / mengoptimalkan program melalui analisis model SWOT. Analitis tingkat keberhasilan Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi Perumahan dan Permukiman Berbasis Komunitas ( Re-Kompak) JRF (Java onstruction Fund) di Desa Patalan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul menunjukan hasil-hasil sebagai berikut Partisipasi anggota kelompok Pemukim (KP) pada proses pelaksanaan menunjukkan hasil yang memuaskan dengan bobot 0,22, Partisipasi anggota KP dalam budaya gotong royong pada pelaksanaan pembangunan rumah kurang memuaskan dengan bobot 0,10. Hasil/kondisi bangunan rumah program Re- Kompak JRF adalah memuaskan dengan bobot 0,29 dan kesiapan anggota KP dalam antisipasi bencana susulan menunjukan hasil sangat memuaskan dengan bobot 0,38. Analitis terhadap kualitas bangunan rumah yang dibangun dari hasil observasi dengan mengambil sampel sebanyak 193 unit rumah sebanyak 19 unit rumah ( 9,84 % ) menunjukan kwalitas bangunan sangat baik dan termasuk jenis bangunan tahan gempa dan 174 unit rumah ( 91,14 % ) menunjukan kwalitas bangunan baik termasuk jenis bangunan tahan gempa, lebih optimal apabila ketentuan penerima bantuan kriterianya jelas dan tegas, tahapan dalam proses pelaksanaan disederhanakan dengan rentan waktu yang pendek dan pelaksana program bekerja sesuai petunjuk pelaksanaan tanpa ada intervensi dan konflik kepentingan sehingga tidak terjadi penyelewengan.
Earthquake on 27 Mays 2007 at Yogyakarta and Central Java is tectonic earthquake regency caused around 6000 people dead, 8673 hardly injured and 2650 lightly injured and it also destroyed tens of thousand houses and public facilities. The Patalan village is including one of village experiencing hard damage; noted 299 are dated, 475 hardly injured and 1436 lightly injured. Damage of house building 3105 hard broken houses, 412 medium houses and 35 light houses and other facility. Action program for post earthquake in Bantul at rehabilitation stage and reconstructs to falling to pieces buildings, hard broken, executed with various programs between it is Community-based Settlement Rehabilitation and Reconstruction Program (Re- Kompak) JRF (Java Reconstruction Fund) which is program by placing forward public as subject from development. In this research done to study for Implementation of Community-based Settlement Rehabilitation and Reconstruction Program (Re-Kompak) JRF (Java Reconstruction Fund) in Patalan village, District of Jetis, regent of Bantul through questionnaire approach, interview and observation of house building to know quality of building, then is calculated with previous simple statistical methods is done by validity test and reliability to answer from questionnaire. Hereinafter does strategic plan formula for completion / optimal of program through model analysis SWOT. Analytical level of success of Community-based Settlement Rehabilitation and Reconstruction Program ( Re-Kompak) JRF ( Java instruction Fund) in Patalan village, District of Jetis, regent of Bantul to indicate out put as follows Participation member of KP at execution process shows well enough result with Wight 0,22, Participation member of KP in mutual assistance culture at execution of development of house unable to gratify with Wight 0,10, Out put for house building Re-Kompak program JRF gratifies with Wight 0,29 and Prepared member of KP in anticipating supplement disaster indicate result hardly gratifies with Wight 0,38. Analytical to quality of house building built through Community-based Settlement Rehabilitation and Reconstruction Program ( Re-Kompak) JRF ( Java Reconstruction Fund) in Patalan village, District of Jetis, regent of Bantul from result of observation by taking sample 193 house units 19 house units ( 9,84 % ) indicate quality of very good building and is including resistant building type of earthquake and 174 house units (91,14 %) indicate quality of good building is including resistant building type of earthquake, optimally if rule of its the criterion help receiver explains and assertive, step in process of execution is made moderate susceptibility short time and program executor worked according to execution guide without there are intervention and conflict of interest so that not happened deviation.
Kata Kunci : Gempa bumi,Pembangunan berbasis komunitas,SWOT, Earthquake, Community based Development, and Assessment