Optimasi kapasitas pengirisan bawang merah dengan menggunakan mesin iris sebagai upaya meninkatkan produksi bawang merah goreng
SADIMIN, Dr. Ir Sunarto Goenadi, DAA
2009 | Tesis | S2 Magister Sistem TeknikPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diameter puli terhadap waktu pengirisan, kecepatan putar poros mesin iris bawang merah, untuk mengetahui kapasitas pengirisan bawang merah pada mesin iris yang menghasilkan pengirisan optimal. Obyek penelitian adalah mesin pengiris bawang merah skala industri kecil dan menengah, hasil rancangan dan bahan baku bawang merah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan variasi diameter puli 75 mm, 100 mm, 125 mm dan 150 mm. Untuk masing-masing puli tiga kali percobaan dan tiap percobaan digunakan bahan baku 100 g bawang merah. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara diameter puli dengan kapasitas pengirisan dan kualitas irisan. Diameter puli poros 75 mm dan diameter puli pengiris 300 mm, kecepatan putaran poros pengiris 350 rpm dengan waktu pengirisan 5,67 detik menghasilkan kualitas irisan 80,26% berkualitas baik. Diameter puli poros 100 mm dan diameter puli pengiris 300 mm, kecepatan putaran poros pengiris 466 rpm dengan waktu pengirisan 4,33 detik menghasilkan kualitas irisan 76 % berkualitas baik. Diameter puli poros 125 mm dan diameter puli pengiris 300 mm, kecepatan putaran poros pengiris 583 rpm dengan waktu pengirisan 3,00 detik menghasilkan kualitas irisan 74 % berkualitas baik. Diameter puli poros 150 mm dan diameter puli pengiris 300 mm, kecepatan putaran poros pengiris 750 rpm dengan waktu pengirisan 2,5 detik menghasilkan kualitas irisan 69 % berkualitas baik. Sehingga pengirisan dengan bahan baku bawang merah 100 g dengan waktu pengirisan 5.67 detik adalah pengirisan yang paling optimal hasilnya, diperoleh kapasitas pengirisan 100 g : 5,67 detik = 63 Kg/jam.
The objective of the research are to find out the influences of pully diameter, slicer time, and the speed of slicer axis rotation which produced optimum slice. The research is also aimed to find out the slicing capacity, of slice machine. The object of the study is a red onion slicer machine for small and medium Industries designed and made for red onion. This study has been conducted using a variety of pully diameters of , 75 mm, 100 mm, 125 mm, and 150 mm. Each pully has three times experiments and each experiment uses 100 gram of red onions. This study has proven that there are significant influences pully diameter, slicing capacity, and the quality of the slice. The results are : - A 75 mm axis pully diameter and a 300 mm pully diameter slicer, with the speed of slicker’s axis rotation of 350 rpm and 5,67 seconds of slicing time is resulting 80,26% of good slice quality. - A 100 mm axis pully diameter and a 300 mm pully diameter slicer, with the speed of slicer’s axis rotation of 466 rpm and 4,33 seconds of slicing time is resulting 76% of good slice quality. - A 125 mm axis pully diameter and a 300 mm pully diameter slicer, with the speed of slicer’s axis rotation of 583 rpm and 3,00 seconds of slicing time is resulting 74,03% of good slice quality. - A 150 mm axis pully diameter and a 300 mm pully diameter slicer, with the speed of slicer’s axis rotation 750 rpm and 2,5 seconds of slicing time is resulting 69,53% of good slice quality. In short, 100 gram of red onion with 5,67 seconds of slicing time has the best result. The formula is 100 gram: 5,67 seconds = 63 Kg/h.
Kata Kunci : Diameter puli,Kapasitas pengirisan,Kualitas irisan, pully diameter, slicing capacity, the slice quality