Laporkan Masalah

Granulasi fosfat alam sebagai bahan bakupupuk majemuk NPK pelangi dengan metode round flat basket slanting

SUMARDI, Dr. Ir. Djafar Shiddieq, M.Sc

2009 | Tesis | S2 Magister Sistem Teknik

Tanaman selalu dituntut berproduksi secara maksimal. Usaha pemuliaan tanaman terus menerus dilakukan antara lain dengan pemberian makanan yang dibutuhkan. Salah satu kebutuhan tanaman yang sangat penting adalah unsur P. Unsur P yang dibutuhkan oleh tanaman dalam bentuk P2O5 . Sumber P2O5 antara lain fosfat alam. Fosfat alam dari Gunung kidul secara umum berupa bongkahan yang perlu dibuat butiran kecil untuk mempermudah penyerapan oleh akar tanaman . Ukran butiran 80 mesh dianjurkan, namun dalam aplikasi di lapangan mengalami hambatan. Granular ukuran ( 2- 4,75 ) mm dengan kuat tekan ( 1- 2 ) kg/cm2 dianjurkan oleh SNI 02-3766-1995. Penelitian granulasi fosfat alam dengan bahan pengikat dolomit, kapur tohor, tanah grumusol dan bentonit ( 2,5 – 12,5) % menggunakan metode round flat basket slanting. Hasil penelitian seleksi ukuran granular dan ketahanan terhadap kuat tekan, granular fosfat alam dari Gunung Kidul dengan bahan pengikat dolomit, tanah grumusol dan bentonit (5- 7,5 ) % memenuhi standar granular pupuk fosfat alam. Lebih dari 80 % total produksi memiliki ukuran ( 2mm – 4,75) mmdan memiliki kuat tekan ( 1 – 2 ) kg/ cm2, sedang bahan pengikat kapur tohor tidak memenuhi syarat sebagai bahan pengikat granulasi fosfat alam.

Plant is producer which always demanded to produce maximally. The effort to maximize the plant is continually done among others are by giving the needed nutrition. One of the important plant nutrition needed is the P element. The P element that mostly needed by plant is in the form of P2O5. One of the resources of is rock fosfat. The rock phosphates usually pieces formed, so needed to made a small particle to make light soaking in the root of vegetation. The grains zise is 80 mesh encouragement. Therefore it is difficult to be applied in field.Granular ( 2 – 4,75 mm and it has strength of cruss ( 1-2)kg/cm2. It is recommended by SNI 02-3766-1995. This research is about rock phosphates granulation by using material binder dolomite,lime,grumusol soil and bentonit ( 2,5-12,5 ) % using round flat basket slanting method. The result of the research shows that rock phosphates granular from Gunung Kidul with binder material dolomit, grumusol soil and bentonit (5-7,5) % fulfill the standard of rock fosfat granular fertilizer.Those are more than 80 % are ( 2 – 4,75 ) mm zises granular with ( 1-2 ) kg/cm2 srenght of cruss, while the lime cannot be used as binder material of rock phosphates granular.

Kata Kunci : Granular,Pengikat,Fosfat alam, granular, binder, rock fosfat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.