Laporkan Masalah

Pemanfaatan limbah udang putih (Penaeus merguensis) dan limbah sawi putih (Brasica chinensis) sebagai pakan iklan alternatif

LOKRA, Nema Octovina Ivonne, Ir. Suwedo Hadiwiyoto, M.S., M.Phil

2009 | Tesis | S2 Magister Sistem Teknik

Penelitian ini dirancang untuk melakukan pengujian kandungan kimiawi dan fisik pellet pakan ikan yang dihasilkan dan analisa ekonomi pembuatan pakan ikan skala kecil. Pengujian kimiawi dilakukan terhadap kadar air, abu, protein, lemak, serat kasar dan karbohidrat serta pengujian fisik dilakukan terhadap daya apung pakan di air, kestabilan pakan didalam air dan tekstur. Perlakuan yang diberikan adalah kombinasi Tepung Limbah Udang Putih, Tepung Limbah Sawi Putih dan Tepung Kanji berdasarkan imbangan kandungan protein pakan ikan. Data yang diperoleh dianalisa dengan analisa ANOVA dan dilanjutkan dengan Least Significant Difference (LSD) bila diantara perlakuan ada perbedaan yang nyata. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kandungan abu, serat kasar, tekstur dan daya apung pakan di air belum memenuhi persyaratan yang ditentukan berdasarkan SNI-01-4087-2006. Sedangkan kandungan air, protein, lemak, karbohidrat dan kestabilan pakan didalam air telah memenuhi persyaratan yang ditentukan berdasarkan SNI-01-4087-2006. Evaluasi ekonomi menunjukkan bahwa pakan ikan dengan kapasitas 100 kg/hari akan diperoleh penghasilan sebelum potong pajak adalah Rp.2.500.000.000,- dengan nilai return of investment (ROI) setelah potong pajak adalah 0,424 % dan waktu pengembalian modal setelah potong pajak adalah 2,4 tahun. Nilai Batas produksi adalah 25.200 kg/tahun dan nilai batas impas harga adalah Rp.6.300.

This research was designed for testing of chemical and physical properties of fish feed and study of economy analysis the fish feed processing in small industry. The chemical testing of consisted water content, ash, protein, fat, fiber and nitrogen free extract. The physical testing of consisted water stability, floating rate and texture of fish feed. The combination of Prawn Waste Flour , Cabbage Waste Flour and Starch Flour were varied base on protein content of the feed. The data were analysis by analysis of variances (ANOVA) and continued with the least significant difference (LSD) if there were significant different between each treatment The results showed the ash content, fiber, texture and floating rate of fish feed did not match with SNI-01-4087-2006, while water content, protein, fat, nitrogen free extract and water stability of fish feed were matched with that. Evaluation of economy analysis base on feed capacity of 100 kg/day showed that shelling price of the product before taxed was Rp.2.500.000.000, return of investment (ROI) after taxed was 0,424 %- and pay out time after taxed was 2,4 year. Break event point of production was 25.200 kg/year and break event point of price was Rp.6.300,-

Kata Kunci : Limbah udang,Limbah sawi,Pakan ikan alternatif, prawn waste, cabbage waste, alternative fish feed


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.