Dampak pendidikan sekolah menengah kejuruan (SMK) terhadap pengembangan wilayah di Kabupaten Karanganyar
CAHYONO, Dr. Ir. Bondan Hermanislamet, M.Sc
2009 | Tesis | S2 Magister Perencanaan Kota dan DaerahPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji kualitas lulusan SMK di Kabupaten Karanganyar. Selain itu juga untuk mengetahui dampak pendidikan SMK terhadap pengembangan wilayah di Kabupaten Karanganyar, dengan melihat kontribusi lulusan terhadap pembangunan ekonomi wilayah. Penelitian ini menggunakan metode kerangka kerja logis (the Logical Framework Approach, LFA) secara deduktif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, dokumentasi data program SMK, kuesioner, wawancara, dan kajian pustaka. Data diambil dari 16 SMK di Kabupaten Karanganyar. Pengambilan responden secara quato random sampling sebanyak 20 responden untuk uji coba dan 40 responden penelitian. Responden adalah lulusan SMK Karanganyar dari tahun 2003/2004 sampai dengan 2007/2008 yang bekerja di Kabupaten Karanganyar. Teknik purposif sampling dilakukan setelah survey. Hasil survey kemudian ditentukan narasumber yang dijadikan sampel, terdiri (a) lulusan SMK tahun 2003/2004 sampai dengan 2007/2008 yang bekerja di Kabupaten Karanganyar, (b) user pengguna tenaga kerja lulusan SMK, dan (c) stakeholder terkait dengan pendidikan SMK. Penelitian ini mengungkapkan bahwa SMK meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Kabupaten Karanganyar berupa tenaga kerja terdidik tingkat menengah dan lulusan yang melanjutkan belajar. SMK meningkatkan keterserapan tenaga kerja tingkat menengah pada dunia kerja. Keterserapan lulusan SMK di dunia kerja sebesar 54,47% menekan tingkat pengangguran 2,35% rata-rata tiap tahunnya. Lulusan SMK membantu peningkatan pendapatan perkapita di Kabupaten Karanganyar dari tahun 2003-2007 sebesar 8,86%. Lulusan SMK membantu meningkatkan investasi di Kabupaten Karanganyar. Peningkatan investasi rata-rata dari tahun 2003-2007 untuk industri besar-sedang sebesar 1,39%, dan investasi industri kecil meningkat rata-rata 4,49%.
The research aims to evaluate the quality of vocational school graduades in Karanganyar Regency. It also aims to know the impact of vocational school education in regional development of the regency. This study used a logical framework method (the Logical Framework Approach, LFA) the deductive quantitative. Data was collected trough observations, documentation data of vocational school education, questionares, intervievs, and library researts. Data were taken from 16 vocational school education in Karanganyar Regency. The respondents of this study were 20 for trials and 40 respondent for the research by quato random sampling. The respondent are the vocational school graduates from 2003/2004 to 2007/2008 who work in Karanganyar regency. Purposive sampling tecnique is done after survey. The survey result is decisived the informan to be sample consist of (a) vocational school graduates 2003/2004 to 2007/2008 who work in Karanganyar regency, (b) the user of vocational school graduates, and (c) stakeholder related to vocational school education. The study shows that vocational school increases the human resources (HR) in Karanganyar Regency in the from of educated midle-level employee and the graduates the who continue their study. Vocational school increases absorbability middle-level manpower in the area. Absorbability of the vocational school graduates in the world of work 54,57% decrease unemployee average 2,35% per year. Vocational graduates help to increase the income in Karanganyar Regency. The vocational graduates are also increasing the investment in Karanganyar regency.
Kata Kunci : Dampak,SMK,Pengembangan Wilayah, impact, vocational school, the development of region