Laporkan Masalah

Efektifitas Kemitraan sekolah kejuruan dengan industri lokal di Kabupaten Bantul

ISBANI, Ir. Bakti Setiawan, M.A., Ph.D

2009 | Tesis | S2 Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Sesuai dengan RPJM tahun 2006 – 2010, Tujuan dari pembangunan di Kabupaten Bantul adalah untuk meningkatkan kualitas kehidupan, melalui penurunan kemiskinan, meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia dan menciptakan sumber daya manusia yang berdaya saing. Dalam konteks ini, sekolah kejuruan memiliki peran yang penting untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas sebagai tenaga kerja trampil, terutama di sektor industri. Untuk itu pendidikan kejuruan harus dapat bekerjasama dengan industri lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menilai model kemitraan antara sekolah menengah kejuruan dan industri lokal di Kabupaten Bantul, efektivitas pelaksanaannya dan mengetahui faktor yang menentukan keberhasilan kemitraan. Unit analisis di dalam penelitian ini adalah kemitraan antara Sekolah Kejuruan dan Industri di Kabupaten Bantul. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan tiga teknik: 1) kuesioner, 2) wawancara dan 3) dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan korelasi. Penelitian menunjukkan bahwa kemitraan yang dijalankan oleh sekolah menengah kejuruan (SMK) dengan industri di Wilayah Kabupaten Bantul dinyatakan sebagai kemitraan yang mutualis. Model kemitraan ini memberikan keuntungan bagi semua pelakunya. Efektivitas dari kemitraan ini dapat dievaluasi melalui analisis data yang dilakukan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pelaksanaan dari program kemitraan dapat dikatakan sudah berjalan dengan cukup baik. Score korelasi dari faktor pelaksanaan kegiatan terhadap ketercapaian tujuan kemitraan pada taraf kesalahan 0,05 adalah 0,439. Penelitian ini menyarankan bahwa diperlukan adanya peran pemerintah untuk mendukung kemitraan antara sekolah menengah kejuruan dengan industri. Sekolah juga harus senantiasa memberikan pengertian terhadap pentingnya kemitraan dengan dunia bisnis sehingga siswa dan guru dapat mengimplementasikan suatu program pembelajaran dan dapat menyiapkan sumber daya manusia sebagai tenaga kerja trampil yang berkualitas di dalam pembangunan.

According to the 2006-2010 RPJM, the goals of development in Bantul are to increase in the quality of life, through reduction poverty, to increase the Human Development Index and to improve the human resources competitiveness. In this context, “vocational education” has an important role to prepare human resources quality as a skilled labor, particularly in the industrial sector. For that, vocational education should collaborate with the local industry. This study aims to evaluate the partnership model between vocational high schools and local industries in Bantul, the effectiveness of such partnership and to explore factors that determines the success of the partnership. Unit analysis in this research is the partnership between Vocational School and Industry in Bantul. The sample is determined by random sampling technique. Data were collected by three techniques: 1) the questionnaire, 2) interview and 3) documentation. The analysis in this research were descriptive statistical and correlation methods. The research shows that the partnerships run by vocational secondary school (SMK) with the industry in Bantul Regency were considered as mutualisme partnership. This partnership model provides benefits for all actors. The effectiveness of this partnership can be evaluated through analys in the data. The result showed that implementation of the partnership program can be said to have been running relatively well. The correlation score from the implementation of the activities factor to goal achieving partnership in extent of error 0.05 is 0.439 The research recommend that there is a need for the government role to support the partnerships between vocational high schools with the industry. The schools should also continue to provide an understanding of the importance of partnerships with business and to their students so that teachers can implement a program of learning and can better prepare human resources as a quality skilled manpower in the development.

Kata Kunci : Efektivitas,Kemitraan,Sekolah Menengah Kejuruan dan Industri lokal, Effectiveness, Partnership, Vocational Secondary School and Local Industry


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.