Laporkan Masalah

Dinamika pilihan sekolah tingkat SMA di Kabupaten Sleman

WIBOWO, Edi, Ir. Kawik Sugiana, M.Eng., Ph.D

2009 | Tesis | S2 Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Dalam mewujudkan pemerataan pendidikan, Pemda Sleman terus berupaya meningkatkan Angka Partispasi Kasar (APK). APK dipengaruhi pilihan sekolah. Pilihan sekolah dipengaruhi Nilai Ujian Nasional SMP, tingkat kesejahteraan keluarga, jarak tempuh dan prestasi sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Nilai Ujian Nasional SMP/sederajat, tingkat kesejahteraan keluarga dan jarak tempuh dengan prestasi sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deduktif rasionalistik dengan sampel sejumlah 197 siswa kelas X. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Teknik analisis menggunakan korelasi product moment, spearman rank, regresi berganda dan regresi tunggal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak tempuh tidak berpengaruh terhadap pilihan sekolah (nilai sig > 0,05). Artinya, siswa yang menempuh jarak lebih jauh tidak mencerminkan bahwa SMA yang dipilih mempunyai prestasi sekolah lebih baik. Pilihan sekolah tingkat SMA di Kabupaten Sleman sebesar 73% dipengaruhi NUN SMP dan tingkat kesejahteraan keluarga. Siswa dari keluarga sejahtera cenderung mempunyai NUN tinggi. Tingkat kesejahteraan keluarga merupakan faktor utama daya jangkau keluarga dalam pilihan SMA. Hal ini ditunjukkan dari koefisien regresi sebesar 0,616. Dengan bermodalkan NUN tinggi dan kemampuan ekonomi lebih besar, keluarga sejahtera dapat menjangkau SMA berprestasi tinggi dengan jarak tempuh lebih jauh. Kondisi ini menjelaskan suatu wilayah kecamatan dengan jumlah keluarga sejahtera tinggi tetapi mempunyai nilai APK rendah. Untuk meningkatkan nilai APK dilakukan dengan cara meningkatkan kualitas dan pemerataan prestasi sekolah SMA di seluruh wilayah Kabupaten Sleman.

To achieve equity in education, the local government of Sleman continues to improve partispation gross (APK). “Gross participation figures” influences school choices. The choices of schools is level of national examination, level of family welfare, distance to school and school achievement. The research aims to know the relationship between the level of national examination, level family welfare and distance to school and school achievement. This research used a method of deductive rasionalistik with 197 sample, who are student from class grade X. Information is collected through questionnaires. The information is analysed through product moment correlation, spearman rank, complex regression and a single regression. The research indicates that schools distance from home does not affect choice school (sig value> 0.05). It means that students who live far away from schools does not means that the school is the best one. In Sleman, the choices of school. In Sleman, the choices of school 73% influences national examination and family welfare. Students from prosperous families tend to have better national examination. The level of family welfare is the main factor to choice the school. This is shown from regression coefficient of 0.616. With better national examination score and high economic capability, prosperous family can choose better high school, far away from their home. Seach condition explains, why districts with prosperous family not always has a better. This research recommends that it is impotant for Sleman regency to improve the quality of school and ensuce the equity of schools quality ini every districts.

Kata Kunci : Pilihan Sekolah,Tingkat kesehjateraan keluarga,Prestasi Sekolah,School Options, Family Welfare, School Achievement


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.