Pemanfaatan citra QuickBird dan sistem informasi geografis (SIG) untuk zonasi areal tanaman kelapa sawit yang terserang penyakit busuk pangkal batang (Ganoderma boninense) :: Studi kasus di Kebun Dolok Ilir PT. Perkebunan Nusantara IV Sumatera Utara
SANTOSO, Heri, Prof. Dr. Totok Gunawan, M.S
2009 | Tesis | S2 Penginderaan JauhPenyakit busuk pangkal batang pada tanaman kelapa swit di kebun Dolok Ilir PTPN IV di Simalungun Sumatera Utara sampai dengan September 2008 menyebabkan 16,13 % tanaman mati dan 2,41 % tanaman sakit. Penyakit ini disebabkan oleh jamur Ganoderma boninense dengan tanda serangan yang dapat diamati secara visual di lapangan pada daun dan batang tanaman kelapa sawit. Penyakit ini belum diketahui pengendaliannya secara kuratif dan tanaman kelapa sawit yang teridentifikasi terserang penyakit ini dalam waktu 6 – 12 bulan akan mati. Dengan demikian diperlukan cara monitoring yang cepat dan tepat terhadap perkembangan penyakit ini. Keunggulan teknoligi PJ yang mampu melihat areal yang luas (synoptic overview) dimanfaatkan dalam penelitian ini dengan menggunakan citra Quickbird arsip tanggal 4 Agustus 2008. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui zonasi dan pola sebaran penyakit serta mengkaji keunggulan citra Quickbird dalam mengidentifikasi tanaman kelapa sawit yang terserang penyakit menggunakan transformasi matematis (greenness index). Transformasi matematis yang digunakan adalah ARVI, GBNDVI, GNDVI, NDVI, SAVI, dan SR. Teknik ekstraksi tersebut diterapkan pada keempat sampel lokasi penelitian di kebun Dolok Ilir PTPN IV yang ditentukan berdasarkan umur tanaman dan kerapatan tanaman (stratified random sampling). Ground truth telah dilaksanakan pada tanggal 7-15 Januari 2009. Uji interpretasi citra Quickbird dilakukan dengan menggunakan metode Short dan evaluasi terhadap hasil interpretasi dari keenam transformasi matematis didasarkan pada hasil uji akurasi metode Short. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ARVI dan GBNDVI mampu mengidentifikasi tanaman yang sakit dengan ketelitian pemetaan 66,67% pada kondisi kerapatan tanaman rendah dan umur tanaman 21 tahun. Pada kondisi kerapatan tanaman sedang dan tanaman berumur 16 tahun SR mampu mengidentifikasi tanaman sakit dengan ketelitian pemetaan 61,90%. Pada kondisi tanaman berumur 10 tahun dan kerapatan tanaman rendah GBNDVI memberikan ketelitian pemetaan tanaman yang sakit sebesar 58,82%. Ketelitian pemetaan yang rendah terjadi pada kondisi kerapatan tanaman yang relatif rapat dengan umur tanaman 15 dan 18 tahun sebesar 34,78% dengan menggunakan GBNDVI. Teknik segmentasi menggunakan saluran merah Citra Quickbird dapat digunakan untuk zonasi areal tanaman kelapa sawit yang terserang penyakit busuk pangkal batang berdasarkan tanaman kelapa sawit yang mati dengan ketelitian pemetaan sebesar 84,31%. Penyakit busuk pangkal batang ini menyebar secara sporadis ke seluruh areal tanaman.
Oil palm basal stem root diseases in Dolok Ilir PTPN IV plantation that operated in Simalungun North Sumatera until 2008 September had killed 16,13 % trunk and 2,41 % plant diseased. It caused by Ganoderma boninense fungus with disease symptom can be visualization on leaf and basal stem on oil palm in the field. The present, nothing effective curative action for this disease and the plants will be died after 6 – 12 months since it first time know that the plant sick. Therefore, it necessary finding of exactly and quickly monitoring methods. Synoptic overview is one of eminences of remote sensing that applicable to this research. The research used Quickbird imagery that archived on 2008 August 4. The aims of this research are to know of zoning and disease spread pattern and oil palm diseased identifications with Quickbird imagery. Oil palm and non oil palm object segmentation technique with red band of Quickbird imagery used for zoning disease spread and mathematic transformations (greenness index) for oil palm diseased identifications. The formulas of mathematic transformation were ARVI, GBNDVI, GNDVI, NDVI, SAVI, and SR. The both techniques be applied on the fourth of location sampling that specified according age plant and plant density (stratified random sampling). Ground truth have been made on 2009 January 7 – 15. Short accuration test method used for interpretations test. The results show that ARVI and GBNDVI afford to oil palm diseased identification with 66,67% of mapping accuracy on the field that rare plant density and 21 years plant age conditions. At 10 years plant age and middle plant density conditions, SR afford to oil palm diseased identification with 61,90 % of mapping accuracy. GBNDVI and GNDVI afford to oil palm diseased identification with 58,82 % on the field that have rare plant density and 10 years plant age. The rather high plant density with 15 and 18 years plant age conditions show low identification with all the formulas. Non oil palm area of segmentation can used for zoning disease spread and spread pattern with 84,31 % of mapping accuracy. The basal stem root permeating allowed sporadically to all planted area.
Kata Kunci : Penginderaan jauh,SIG,Citra Quickbird,Tanaman Kelapa Sawit,Penyakit busuk pangkal batang, Ganoderma boninense