Laporkan Masalah

Pencegahan dan penanganan perilaku agresif remaja melalui pengelolaan amarah (anger management)

SIDDIQAH, Laela, Dr. Amitya Kumara, MS, Psi

2009 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi

Penelitian dilakukan untuk mengetahui efektivitas program pengelolaan amarah bagi remaja berisiko dalam menurunkan agresivitasnya. Dengan menggunakan pendekatan kognitif-perilakuan, aktivitas dalam program ditujukan untuk mengolah aspek kognitif, afeksi dan perilaku secara bersamaan untuk mengelola amarah dan berperilaku non-agresif saat menghadapi situasi provokatif. Empat belas partisipan dalam kelompok eksperimen mendapatkan perlakuan sebanyak 8 sesi selama 4 minggu, sedangkan 14 partisipan dalam kelompok kontrol tidak mendapatkan perlakuan apapun. Pengukuran terhadap perilaku agresif dilakukan sebelum program dimulai dan seminggu setelah program selesai. Hasil analisis varian campuran 2x2 menunjukkan bahwa model perlakuan yang diberikan berpengaruh pada perubahan perilaku agresif partisipan [F(1,22)=6.300, p < 0.05, η2=0.06]. Meskipun belum dapat dikatakan efektif, perubahan agresivitas yang terjadi pada kelompok kontrol menunjukkan bahwa program pengelolaan amarah secara praktis cukup bermakna dan bermanfaat menurunkan agresivitas remaja. Di sisi lain, peningkatan agresivitas di kelompok kontrol menunjukkan bahwa jika remaja berisiko tidak diberi penanganan tertentu, maka perilaku agresifnya akan semakin berkembang. Penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar perlu dilakukan untuk mengetahui kekuatan dan efektivitas program pengelolaan amarah dalam menangani masalah perilaku agresif remaja.

This study examined the effectivity of the anger management program for reducing aggression in risk‘s adolescents. Through the cognitive-behavioral approach, the program is designed to process the cognitive, affective, and behavior aspects together for managing anger and facing the provocative situation without aggression. Fourteen participants in experimental group following eigth sessions of anger management program in 4 weeks, and 14 participants in control group do not obtain any treatment. The measurement of aggression to be held before the program start and a week after the program end. With the Anava Mixed Design, the result show that the anger management program have a significant effect in the changes of the participant’s aggression [F(1,22)=6.300, p < 0.05, η2=0.06]. The changes of aggression in experimental group prove that the anger management program has practical meaningfull and useful for reduce the aggression in youth. In the other hand, the higher aggression at post-test in control group prove that the aggression will be increased if there is no treatment for the adolescents with the high-rate of anger. Future studies with larger samples may be able to detect the significant contributions of the anger management program for reducing aggressive behavior in youth.

Kata Kunci : Perilaku agresif,Amarah,Pengelolaan amarah,Remaja, aggressive behavior, anger, anger management, youth


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.