Laporkan Masalah

Terapi kongnitip perilakuan untuk menurunkan depresi pada penderita pasca stroke

RAHMASARI, Rosy, Dra. Nuryati Atamimi, SU., Psi

2009 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi

Individu yang terserang stroke rentan mengalami depresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efek terapi kognitif perilakuan dalam menurunkan depresi pada penderita pasca stroke. Subjek penelitian adalah 2 orang penderita pasca stroke, berusia 36-55 tahun, telah menikah dan memiliki anak, pendidikan minimal SMA atau sederajat, memiliki derajat kecacatan 1 dan 2, mendapatkan skor BDI di atas normal (>9) dan tidak menggunakan anti depresan. Rancangan ekperimen menggunakan small N experiment, desain ABA. Untuk melihat tingkat depresi subjek diukur dengan menggunakan skala BDI yang telah diadaptasi. Perlakuan yang diberikan berupa terapi kognitif perilakuan selama 8 kali pertemuan dengan waktu 2 bulan. Analisis kuantitatif dilakukan menggunakan visual inspection untuk menampilkan dinamika skor BDI. Analisis kualitatif dilakukan dengan menganalisis buku harian, hasil wawancara dan observasi. Hasil yang didapatkan memperlihatkan bahwa terapi kognitif perilakuan terbukti dapat menurunkan depresi yang dapat dilihat pada grafik visual inspection pada masing-masing subjek.

Individual which was attacked stroke often experience of depression. Aim of this research is to examine the effect of Cognitive Behavior Therapy in reducing depression poststroke patients. The subjects in this study were two poststroke patients, 36-55 years old, married and have their own children, high school minimum, covering those with 1 and 2 degrees of disability, scored above normal (>9) on BDI and unuse anti depression medication. The experiment design used were small N experiment with ABA design. Beck depression Inventory (BDI) was used to assess the level of depression. The treatment used was Cognitive Behavior Therapy which applied in 8 sessions during 2 months. Quantitative analysis using visual inspection was used to demonstrate the fluctuations BDI scores. Qualitative analysis was added by analyzing the diaries, observation and interview. The results shown that Cognitive Behavior Therapy was effective in reducing level of depression in poststroke patients as seen in the chart of visual inspection of each subject.

Kata Kunci : Terapi kongnitip perilaku,Depresi,Penderita pasca stroke,cognitive behavior therapy,depression,poststroke


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.