Laporkan Masalah

Pengaruh model kooperatif dan kompetitif terhadap prestasi matematika

ISKAK, Amat, Dr. Wisjnu Martani

2009 | Tesis | S2 Magister Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif dan kompetitif terhadap prestasi belajar matematika. Hipotesis yang diajukan adalah ada perbedaan pengaruh antara model pembelajaran kooperatif, kompetitif, dan konvensional terhadap prestasi belajar matematika. Penelitian eksperimetal ini dilakukan terhadap 120 siswa SMP Negeri 1 Prembun Kebumen yang terbagai dalam tiga kelompok sampel penelitian, masingmasing kelompok 40 siswa laki- laki dan perempuan. Kelompok Eksperimen 1 (KE1) diajarkan matematika dengan model kooperatif, Kelompok Eksperimen 2 (KE2) dengan model kompetitif, dan Kelompok Kontrol (KK) diajarkan matematika dengan model konvensional. Hasil penelitian dengan analisis varians (anava) satu jalur menujukkan bahwa: 1) tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran kooperatif dengan model konvensional terhadap prestasi belajar matematika (nilai F = 1,80, dan p = 0,109 > 0,050), (2) terdapat perbedaan pengaruh yang sangat signifikan antara model pembelajaran kompetitif dan model konvensional terhadap prestasi belajar matematika (nilai F = 3,350, dan p = 0,001 < 0,010). Model kompetitif berpengaruh lebih baik daripada model konvensional, dan (3) tidak terdapat perbedaan pengaruh yang siginifikan antara model pembelajaran kooperatif dan model kompetitif terhadap prestasi belajar matematika (nilai F = 1,55, dan p = 0,191 > 0,050).

This research aimed to examined the influences of two learning models, those were cooperative and competitive models, toward mathematics achievement. This experimental study was administered to 120 students of State Junior High School 1 Prembun Kebumen who divided into three sample groups or classes. Each group consists of 40 students, male and female. The 1st experimental group was thought by cooperative model, the 2nd experimental group was thought by competitive model, and another as a control group was thought by conventional model. Statistical analysis by one way anova found out three conclusions, those were: (1) there was no significantly differences among the influence of cooperative and conventional learning models toward mathematical achievement (F value = 1.80, and p value = 0.109 > 0.050), (2) there was a high significantly differences among the influence of competitive and conventional learning models (F value = 3.35 and p value = 0.001 < 0.010). The competitive model influenced better than the conventional one, and (3) there was no significantly differences among the influence of cooperative and competitive model (F value = 1.55, p value = 0.191 > 0.050).

Kata Kunci : Model kooperatif,Model kompetitif,Model konvensional,Prestasi matematika, cooperative learning, competitive learning, conventional learning, mathematics achievement


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.