Laporkan Masalah

Desain house of quality sebagai konsep usulan untuk mendukung implementasi activity-based costing pada instalasi farmasi RSUD Sleman :: Study benchmark instalasi farmasi RS Panti Rapih

KUSUMAWARDHANI, Dita, Drs. Wakhid S.Ciptono, MBA, MPM, Ph.D

2009 | Tesis | S2 Ilmu Farmasi

Perkembangan perekonomian Indonesia yang masih dalam krisis ekonomi yang berkepanjangan berdampak pula pada sektor kesehatan. Rumah sakit sebagai suatu organisasi jasa yang bersifat sosio-ekonomi yang memberikan jasa pelayanan kesehatan kepada masyarakat luas tidak lepas dari akibat krisis ekonomi tersebut. Kendala yang dihadapi terutama berkaitan dengan profit dan tanggung jawab sosial yang harus di emban oleh lembaga rumah sakit dalam menyingkapi kondisi tersebut. Penerapan suatu sistem biaya berdasarkan aktivitas yang dilakukan rumah sakit merupakan salah satu kiat untuk menghadapi kendala tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan desain House of Quality (HOQ) yang dapat digunakan sebagai konsep usulan implementasi Activity-Based Costing (ABC) pada instalasi farmasi RSUD Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian jenis deskriptif terhadap data yang dihimpun, pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan wawancara, metode yang digunakan adalah Quality Function Deployment (QFD) yang diawali dengan membuat matriks House of Quality (HOQ), dari metode yang digunakan dapat diketahui atribut-atribut yang menjadi prioritas konsep usulan penerapan sistem biaya berdasar aktivitas pada instalasi farmasi rumah sakit. Dari metode yang digunakan dapat diketahui persepsi karyawan yang perlu menjadi prioritas dalam konsep usulan penerapan sistem biaya berdasar aktivitas pada instalasi farmasi RSUD Sleman yaitu Manajemen database dengan nilai sebesar 226,24; Manajemen SDM dengan nilai 200,4; Jenis, jumlah obat dan alat kesehatan dengan nilai 147,24; Sistem Customer Relationship Management dengan nilai 131,04; Harga obat dan alat kesehatan dengan nilai 114,48; Prosedur sistem pelayanan dengan nilai 101,04; Fasilitas Penyimpanan dan distribusi dengan nilai 64,8.

Indonesian health sector are still affected by economic crisis. Of course it also affects hospitals as a socio – economic, service provider organization which provide health service for society. The main obstacles faced by many hospitals usually about profit and social responsibility hospital bear when dealing with such condition. To solve that problem the hospital can implement an activity based costing. The purpose of this study is to obtain House of Quality (HOQ) design as a suggestion concept to the implementation of Activity-Based Costing (ABC) in the pharmacy installation at RSUD Sleman. This is a descriptive research towards data collected, in collecting data did by distributing questionnaire and interview, The method used is Quality Function Deployment (QFD) which started with creating HOQ matrix, from the method used we can infer the attributes which become a suggestion concept priority to the implementation of activity based costing at the hospital pharmacy installation. From the method can be found employee’ s perception which need to be a suggestion concept prioritize in implementing Activity-Based Costing (ABC) at RSUD Sleman such as database management with 226,24 score, human resource management with 200,4 score; type, number of drugs and health tools with 147,24 score; Customer Relationship Management system with 131,04 score; drugs and health tools price with 114,48 score; service system procedure with 101,04 score; storage and distribution facility with 64,8 score.

Kata Kunci : House Of Quality (HOQ),Activity,Based Costing (ABC), House of Quality (HOQ), Activity-Based Costing (ABC)


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.