Laporkan Masalah

Perjanjian jual beli tanah melalui notaris di Kota Padang

BURHANI, Prof. Dr. Sudjito, S.H., M.Si

2009 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mengetahui bagaimanakah kesiapan Notaris dalam melayani permintaan para pihak dalam pembuatan perjanjian jual beli yang dapat memberikan kepastian hukum bagi para pihak dan Kendala-kendala apa yang mungkin timbul dari perjanjian jual beli melalui Notaris tersebut. Penelitian perjanjian jual beli tanah melalui notaris di kota padang merupakan penelitian yuridis sosiologis yaitu penelitian lapangan untuk memperoleh data primer kemudian dilanjutkan dengan kepustakaan untuk memperoleh data sekunder,. Lokasi yang dipilih adalah Kota Padang. responden terdiri dari 6 orang Notaris, 1 orang Hakim Pengadilan Negeri Kelas I A Padang, 1 orang Panitera Pengadilan Negeri Kelas I A Padang dan 1 orang pegawai Kantor Pertanahan Kota Padang dan Nara Sumber terdiri dari 1 orang Penasehat Hukum. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan studi dokumen. Bahwa perjanjian jual beli yang dibuat dihadapan Notaris merupakan akta otentik sesuai dengan UUJN Nomor 30 tahun 2004 tentang Jabatan Notaris, Akta Otentik pada hakekatnya memuat kebenaran formal sesuai dengan apa yang diberitahukan para pihak kepada Notaris. Perjanjian Jual Beli yang dibuat dihadapan Notaris mempunyai kekuatan hukum tetap, dan dapat dijadikan bukti yang akurat bagi kedua belah pihak apabila terjadi sengketa di Pengadilan. Faktor-faktor perjanjian jual beli dibuat di hadapan notaris adalah apabila Objek yang akan diperjual belikan belum terdaftar pada Kantor Pertanahan (belum bersertipikat).

The goals of this research in general is to know and comprehend background making of act purchasing and selling agreement of land in front of Public Notary, and to know and comprehend constraints what possible arise from act purchasing and selling agreement of made land in front of Public Notary in Padang Municipality. Research of purchasing and selling agreement of land through Public Notary in Padang Municipality adopts juridical empiris legal research method, i.e. a legal research conducted through literature reviews to obtain secondary data, and followed with field studies to collect primary data. Location the selected is Padang Municipality, and responder consist of 2 (two) who have done purchasing and selling agreement and 6 (six) Padang’s Public Notary. Resource Person consist of that is 1 (one) officer of Office Land of Town Field, 1 (one) Judge and Clerk Of The Court Country Class of I-A of Padang Municipality. Data collecting conducted with document study and interview. From result of research concluded that making of purchasing and selling agreement act by request of the parties in front of Public Notary in general background overshadow and aim to fasten both parties in order not to transfer to other party what of purchasing and selling. Constraints which possible arise from this purchasing and selling agreement for example is earning the happening of wanprestasi done by the buyer at the time of payment step by step or pay by installments is such as those which promised, as well as with this purchasing and selling agreement result made purchasing and selling agreement in front of the Public Notary can’t be registered to Office Land, thereby to the purchasing and selling agreement not yet happened switchover of rights.

Kata Kunci : Perjanjian,Tanah,Notaris, Agreement, Land, Public Notary.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.