Laporkan Masalah

Kelangkaan blanko akta pertanahan dan implikasinya dalam pendaftaran tanah

RASYID, Melwani, Prof. Dr. Sudjito, S.H., M.Si

2009 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya kelangkaan blanko akta pertanahan di Kabupaten Bogor, dampaknya bagi PPAT, Implikasinya dalam pendaftaran tanah, dan kepastian hukum hak atas tanah akibat dan kelangkaan blanko akta pertanahan tersebut. Penehtian ini bersifat empiris, yaitu menitikberatkan pada data lapangan untuk memperoleh data primer yang dimaksudkan untuk mendeskripsikan secara komprehensif dan sistematis mengenai kelangkaan blanko akta pertanahan dan implikasinya dalam pendaftaran tanah. Sampel penelitian ini adalah Notaris yang merangkap sebagai PPAT di Kabupaten Bogor. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif yang menghasilkan deskriptif analisis dengan menggunakan metode berpikir induktif Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor yang menyebabkan kelangkaan blanko akta pertanahan adalah tidak adanya mekanisme yang jelas mengenai pencetakan blanko akta dan pendistribusiannya sehingga muncul banyak oknum/spekulan yang sengaja memanfaatkan situasi ini untuk mengambil keuntungan. Dampaknya adalah upaya untuk menjaga kepastian hukum atas tanah mengalami hambatan dan PPAT tidak bisa dengan cepat memberikan jasa pelayanan kepada masyarakat yang juga mempengaruhi pemasukan bagi PPAT.

The objective of the srudy is to observe factors causing the insuffiency of cadastre application form in region of Kabupaten Bogor, its implication on cadastre registration and legal status of cadastre right toward the condition. The study is an empirical base form figuring out field data as primary focused on describing comprehensively and systematically the insuffiency of cadastre application form and its implication on cadastre registration. The sampling taken on this study is a Notary acting whereas PPAT in the region of kabupaten Bogor. Collected data is analyzed in qualitative system resulting analytic descriptive using inductive paradigm. Regarding the study result, it is summarized that factors causing the insuffiency of cadastre application form is unsettled mechanism relatied to printing of application form and its distribution that opens chances to speculant taking advantades from this situation. As the result, the legal status of cadastre registration could not be performed and PPAT could not hold services to public which implicate PPAT's income.

Kata Kunci : Blanko akta,Pendaftaran tanah, Application Form, cadastre Registration


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.