Laporkan Masalah

Tinjauan perjanjian pengelolaan lahan hutan antara Perum Perhutani dengan masyarakat di RPH Bedagung Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan

BUDIANTO, Andhika, Sularto, S.H., C.N., M.H

2009 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis perjanjian kerjasama pengelolaan lahan hutan antara Perum Perhutani dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) yang ada di RPH Bedagung khususnya LMDH Lawu Indah dan untuk mengetahui bentuk wanprestasi yang timbul dari perjanjian itu serta apakah penyelesaiannya sudah sesuai dengan perjanjian tersebut. Metode penelitian ini bersifat empiris jenis penelitiannya adalah penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan, data yang diperoleh adalah data primer melalui wawancara dengan pihak yang berkompeten dan data sekunder yang diperoleh dengan melakukan penelitian dokumen serta mempelajari bahan hukum, selanjutnya data itu diolah secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif sesuai dengan permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualifikasi perjanjian antara Perum Perhutani dengan LMDH di RPH Bedagung khususnya LMDH Lawu Indah termasuk dalam perjanjian tidak bernama khususnya perjanjian jenis baru karena dalam perjanjian kerjasama tersebut terdapat banyak unsur perjanjian yang tidak dapat dipilah-pilah lagi sehingga memberikan karakter khusus bagi perjanjian kerjasama itu, selain itu perjanjian tersebut menganut pola kemitraan sejajar sehingga tidak terdapat kesesuaian dengan perjanjian yang ada dalam KUH Perdata. Wanprestasi yang timbul dari perjanjian tersebut antara lain belum terpenuhinya target kegiatan teknis kehutanan dan pemungutan hasil hutan diluar apa yang disepakati dalam perjanjian, penyelesaian atas wanprestasi yang timbul ada yang sudah sesuai dengan perjanjian yaitu ditempuh dengan jalan musyawarah mufakat, jika tidak menemui jalan keluar penyelesaian melalui Pengadilan Negeri Magetan.

This purpose of research is to know cooperation agreement type of management of area of forest between Perum Perhutani and The Institute of Forest Countryside Public (LMDH) in RPH Bedagung especially LMDH Lawu Indah and to know form of default arising from the agreement also this solution have been as according to the agreement. This research method have the character of research type empiric is bibliography research and field research, data obtained is primary data by interview with the party side having competence and secondary data obtained by doing research of document and studies law material, the data prepared qualitatively and presented descriptively as according to problems that researched. The result of research indicates that qualification of agreement between Perum Perhutani with LMDH in RPH Bedagung especially LMDH Lawu Indah included in unamed agreement, especially agreement of new type because in the cooperation agreement there are a lot of element of agreement which have not devided again, so to gives special character to the cooperation agreement and the agreement embraces parallel partnership pattern so that there are not suitable with the agreement in KUH Perdata. Default arising from the agreement is not complied the target of activity technical forestry and collector of the result of forest is outside what agreed in agreement, the solution to default arising have been as according to agreement that is gone by deliberation of general consensus, otherwise meets the way out solving of through District Court Magetan.

Kata Kunci : Perjanjian, Kerjasama, Pengelolaan hutan, Cooperation agreement, management of Forest.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.