Laporkan Masalah

Kedudukan ahli waris yang dikesampingkan (onterfd) akibat adanya testament pewaris :: Putusan PN Wonosobo No.05/PN.Wsb/2005 dan Putusan PT Semarang No. 69/PT.Smg/2006

INDRIHASTUTI, Haretta Diyah, RA Antari Innaka T, S.H., M.H

2009 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kedudukan ahli waris yang dikesampingkan (onterfd) dalam sengketa akibat adanya testament Pewaris dan untuk mengkaji pembagian waris yang terjadi berdasarkan putusan Hakim Pengadilan Tinggi Semarang atas sengketa waris akibat adanya testament yang mengesampingkan ahli waris. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif yang menitikberatkan pada penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dengan ditunjang oleh penelitian lapangan untuk mendapatkan data primer. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif untuk kemudian menghasilkan suatu uraian yang bersifat deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa kedudukan ahli waris yang dikesampingkan (onterfd) dalam sengketa warisan akibat adanya testament pewaris tidak secara eksplisit tertuang di dalam surat wasiat. Pelanggaran hak bagi ahli waris yang dikesampingkan dalam testament pewaris apabila testam ent dibuat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, maka ahli waris yang dirugikan dapat mengajukan gugatan melalui pengadilan setempat agar dapat dilakukan pembagian warisan yang adil. Putusan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Semarang tidak menganggap testament yang diajukan oleh Terbanding (Penggugat terdahulu) sebagai alat bukti yang sah karena telah cacat hukum dengan amar putusannya membagi rata harta warisan kepada semua ahli waris.

This research is meant to know the ignored (onterfd) joint heirs position in dispute that caused by heir’s will and to also know the inheritance distribution by Semarang appellate court judge decision for heir dispute that caused by heir’s will that ignored joint heirs. This research is done with juridical normative approximation that put the point on library research to get secondary data and support by field research to get primary data. The data analyzed in qualitative method and discussed the findings in a descriptive reporting. The research conclude that the ignored (onterfd) joint heirs position in heir dispute that caused by heir’s will is not explicitly written in heir’s will. The right ignoring for the ignored (onterfd) joint heirs in heir’s will if testament written based on Indonesian Act, so that the ignored joint heirs could claim to court for doing fair inheritance distribution. Semarang appellate court judge decision could not accept the testament which put in as a legal afidence by appeal side because legaly invalided, and then they made the decision in to fair distribution to all joint heirs.

Kata Kunci : Testament,Pengesampingan ahli waris (Onterd) yuridis normatif, Testament, ignored (onterfd) joint heirs


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.