Laporkan Masalah

Peran notaris dalam memberi penyuluhan hukum pada legalisasi kontrak baku

YUSUF, Muhammad, Sularto, S.H., C.N., M.H

2009 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Penelitian ini mengenai Peran Notaris Dalam Memberi Penyuluhan Hukum Pada Legalisasi Kontrak Baku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah notaris dalam menjalankan kewenangannya telah memberikan penyuluhan hukum terkait legalisasi kontrak baku dan bagaimanakah tanggung jawab notaris bila tidak memberikan penyuluhan hukum. Sifat penelitian ini adalah pendekatan yuridis empiris yaitu penelitian yang didasarkan atas penelitian lapangan. Laporan hasil dari pada penelitian ini bersifat deskriptif yaitu hasil penelitian yang dilakukan diharapkan dapat memberikan, merefleksikan secara jelas, rinci dan sistematis dengan berdasarkan data yang diperoleh berkaitan dengan peran notaris dalam memberi penyuluhan hukum pada legalisasi kontrak baku. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Makassar, dengan responden para notaris yang wilayah kerjanya di Kota Makassar sebagai sampel dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa notaris dalam memberikan penyuluhan hukum pada legalisasi kontrak baku belum optimal karena faktor-faktor dari notaris sendiri juga klien notaris. Masih kurangnya kesadaran dari notaris untuk memberikan pemahaman terkait legalisasi kontrak baku oleh notaris karena notaris berpendapat bahwa kontrak baku yang ditandatangani oleh debitur dan kreditur telah dibaca oleh kedua belah pihak dan jika ada klausula pada kontrak baku yang tidak sesuai keinginan pihak debitur, pihak kreditur tidak membuka peluang untuk menegosiasikan kembali klausula yang terdapat dalam kontrak baku dan pihak klien yang tidak ingin dibacakan sekaligus diberikan penyuluhan hukum karena waktunya lama. Pertanggungjawaban notaris jika tidak memberikan nasihat hukum pada legalisasi kontrak baku adalah notaris dapat dikenai sanksi karena melanggar UUJN dan Kode Etik Notaris yaitu berupa teguran lisan, teguran tertulis, pemberhentian sementara, pemberhentian dengan hormat, pemberhentian dengan tidak hormat.

The present research concerns with the Role of Notaries in Performing Legal Elucidation through Standard Contract Legalization. It aims to identify whether in implementing their authorities notaries have performed legal elucidation related to standard contract and what responsibilities of notaries when they do not perform legal elucidation. This is a juridical empirical research, namely it is based on the documentary study on various legal sources, literature legal materials, and articles relevant to the discussion. This research was conducted in Makassar Municipality with respondents involving notaries working in Makassar Municipality area as samples taken based on purposive sampling method. Results indicated that legal elucidation that the notaries performed through standard contract legalization had not been optimal due factors originated from notaries and their clients. The less awareness of notaries in providing understanding on standard contract since notaries considered that standard contract that debtors and creditors had been read by both parties and when there was any clause of standard contract inconsistent with debtors’ wills, then no opportunity is provided by creditors to renegotiate clause of the standard contract; in addition, clients did not expect notaries to read the contract for them and at the same time they were also provided with legal elucidation due to longer period of time spent for such activities. Notaries’ responsibility when they do not provide legal advices in standard contract legalization relates to effective sanctions for them due to violation on UUJN and Notary Code of Ethics, in terms of oral reprimand, written reprimand, temporary not in operation, respectably dismissal, irrespectably dismissal.

Kata Kunci : Peran notaris,Penyuluhan hukum,Legalisasi, Notaries’ roles, legal elucidation, legalization.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.