Implementasi Uniform Customs And Practice For Documentary Credits Nomor 600 Tahun 2007 (UCP 600) dan International Standby Practices Tahun 1998 (ISP 98) terhadap penggunaan standby L/C pada praktik perbankan Indonesia :: Studi kasus di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
AMBARWATI, Rika Saridewi, Prof. Dr. M. Hawin, S.H., LL.M
2009 | Tesis | S2 Magister HukumPenelitian ini membahas masalah penerapan ketentuan UCP 600 dan ISP 98 dalam praktik penggunaan Standby UC di bank-bank di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif. Untuk mendapatkan data primer dan sekunder, digunakan alat penelitian berupa wawancara dan studi kepustakaan. Data primer yang diperoleh dari hasil penelitian lapangan dan data sekunder yang diperoleh dari studi kepustakaan selanjutnya dianalisis sccara dcskriptif kualitatif untuk kemudian ditarik kesimpulan sebagai jawaban atas permasaJahan dengan menggunakan mctode dcduktif dan induktif. Terhadap istilah-istilah asing yang ditemukan dalam penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan, dicarikan padanan katanya dalam kamus yang rclcvan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan mengenai Standby UC yang ada pada UCP 600 bcrsifat urnurn dan bclum menycntuh seluruh aspekaspek yuridis dari Standby UC. Kekosongan hukum inilah yang kemudian dicover oleh ISP 98. Karena tidak adanya aturan yang mengharuskan pengguna Standby UC untuk tunduk pada ketentuan ISP 98, para pelaku bisnis yang memakai Standby UC sebagai jaminan pcmbayarannya dapat mcnggunakan UCP 600 atau ISP 98 atau kebiasaan atau pilihan hukum tertentu sebagai pedoman dalam bertransaksi dcngan Standby VC. Tidak adanya kcsamaan pengaturan atas sctiap penggunaan Standby VC ini akhimya menimbulkan perbedaan penafsiran di masyarakat. Agar perbedaan penafsiran tersebut tidak menimbuJkan persoaJan hukum yang kompleks dan memperlemah posisi tawar pengusaha lokal, perlu adanya kepastian mengenai dasar hukum bagi setiap penggunaan Standby VC di Indonesia. Untuk itu, pcrlu adanya peningkatan sumbcr daya manusia dan sosialisasi aspek-aspck hukum bisnis yang terkandung di dalam ISP 98.
The research cntJzes of implementation of UCP 600 and ISP 98 in Indonesian banking practices where Standby LIC is used. It is a yuridish normative research. The secondary and the primary legal materials are obtained from library and field researches. The legal materials were analized by qualitative descriptive to have the conclusion as the answer of the problem by using deductive and inductive methods. Toward foreign terminology that found in library and field research, is found its correlation through related dictionaries. The research indicates that articles of UCP 600 are too general and have not cover all legal aspects of Standby LIC yet. Therefore, it is covered by ISP 98. Because there is no regulation that can be used to force Standby L/C user to obey the ISP 98, businessman who used Standby LIC as their payment guarantee have options to choose whether UCP 600, ISP 98, customs of choice of law as their guidance for their transaction. The difference of law in every Standby LIC practicing finally brings an interpretation difference in society. In order to prevent any legal issues turn up, so that they would not make bargaining position local of businessman weak, it is need a certainty concerning basic regulation for any Standby LIC practicing in Indonesia. Therefore, it is need a human resources development and socialization of legal and and business aspects of ISP 98.
Kata Kunci : Implementasi,UCP 600,ISP 98,Standby L,C