Pelaksanaan program microfinance gaduhan ternak dalam upaya pemberdayaan masyarakat pada Yayasan Trukajaya Salatiga
RAHAYU, Jatmiko, Prof. Dr. Nindyo Pramono, S.H., M.S
2009 | Tesis | S2 Magister HukumPenelitian mengenai Pelaksanaan Program Microfinance Gaduhan Ternak dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat pada Yayasan Trukajaya Salatiga, ini bertujuan untuk mengetahui wujud wanprestasi dan mengapa terjadi demikian, serta upaya hukum debitur bila terjadi sengketa dengan pihak kreditur. Penelitian ini bersifat Yuridis Normatif yaitu untuk mengetahui asas-asas, sistem dan kaidah hukum yang berkaitan dengan permasalahan, dan dilengkapi dengan penelitian empiris, yaitu untuk mengamati pelaku pihak-pihak yang menjadi responden. Untuk itu dilakukan penelitian kepustakaan dalam memeroleh data sekunder dengan cara melakukan studi terhadap bahan-bahan hukum primer, sekunder, tersier, kemudian dilengkapi dengan penelitian lapangan, dalam rangka memeroleh data primer melalui wawancara dan mempergunakan alat pedoman wawancara. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian diketahui bahwa wanprestasi dilakukan Pihak II (Kedua) dalam hal mekanisme setor anak sapi tidak dilaksanakan sesuai dengan perjanjian. Upaya hukum yang dilakukan oleh debitur ketika terjadi perselisihan dengan pihak kreditur diselesaikan secara kekeluargaan melalui kelompok.
This research has objective to identify kind of default, causes of default and legal effort by debtor when there is dispute with creditor. It is juridical normative research, which is done to identify legal principle, system and norm related to the problems and completed with empirical research to observe action of respondent. Literary study was carried out to get secondary data by studying on primary, secondary and tertiary law matters, added with field study to get primary data through interview using interview guide. Data was analyzed qualitatively. The results indicated that default is done by the second party occurred in mechanism of delivering calf and cow replacement that is not carried out properly. Legal effort by debtor when there is dispute with creditor is familiar solution.
Kata Kunci : Pelaksanaan program,Wanprestasi,Upaya Hukum Debitur, program implementation, default, debtor legal efforts