Laporkan Masalah

Strategi politik kandidat di daerah pasca bencana :: Studi tentang strategi politik kandidat walikota-wakil walikota Banda Aceh pada pilkada langsung Kota Banda Aceh tahun 2009

ISMARDI, Dr. I Ketut Putra Erawan, MA

2009 | Tesis | S2 Ilmu Politik

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi politik yang dilakukan kandidat Walikota/Wakil Walikota Banda Aceh pada pilkada langsung tahun 2006. Arena demokrasi secara langsung yang baru pertama kali diselenggarakan di tanah “rencong” dilaksanakan dalam keadaan darurat setelah daerah ini dilanda gempa bumi dan tsunami 26 Desember 2004. Sukses tidaknya seorang kandidat untuk memenangkan kompetisi dalam pilkadal pasca bencana sangat tergantung dari strategi membangun image yang dilakukan kandidat pada masyarakat pasca bencana, serta strategi kandidat pada moment pilkadal baik ofensif maupun defensif. Strategi membangun image dilakukan kandidat untuk menanamkan kesan yang positif tentang dirinya dibenak masyarakat, sedangkan strategi ofensif dan defensif digunakan untuk meningkatkan jumlah perolehan suara dan mempertahankan jumlah suara dalam pilkadal. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif ekploratif. Data diperoleh melalui data primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan data melalui metode wawancara/interview, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam membangun image politik pasangan calon Mawardi-Illiza lebih unggul dari pasangan Raihan-Surya Darma dalam menempatkan kesan yang positif tentang dirinya di benak masyarakat pasca bencana. Hal ini bisa dilihat dari berbagai aktivitas pasangan calon Mawardi dan Illiza jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan pilkadal, sehingga pasangan ini memiliki basis yang sangat kuat sampai ketingkat gampong. Sedangkan kondisi sebaliknya ditunjukan oleh pasangan Raihan-Surya Darma, mereka kurang mampu dalam membangun image di dalam masyarakat pasca bencana sehingga tidak mempunyai pendukung yang kuat. Kondisi ini tidak terlepas dari strategi ofensif dan defensif yang dikembangkan pasangan Mawardi-Illiza dalam menggandeng tokoh masyarakat sebagai tim sukses, menunjukkan dirinya sebagai calon yang sudah teruji dan terbukti dengan mempublikasikan berbagai macam keberhasilan yang telah diraihnya, serta menampung aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka menjadi penting bagi kandidat kepala daerah untuk dapat memahami kebutuhan dan keinginan masyarakat pasca bencana, lalu mengelolanya dengan strategi yang tepat dan jitu. Karena dapat dipastikan bahwa kepala daerah yang akan dipilih oleh masyarakat pasca bencana adalah kandidat yang mempunyai image yang bagus di mata mereka dan mempunyai program-program yang relevan dengan kebutuhan mereka.

This research aims to detect to how policies strategy that done candidate pair Major/Vice Major in Banda Aceh in direct regional election year 2006. democracy arena directly bew first time conducted at soil "rencong" carried out in a state of emergency after this region is bumped into earthquake and tsunami 26 decembers 2004. Successful not it a candidate to beat competition at direct regional election post disaster very depending from strategy builds image that done candidate in post disaster society, with candidate strategy in moment direct regional election good offensive also deffensive. strategy builds image is done candidate to embedded which are positive impression about self society brain, while strategy ofensive and defensive used to increase voice result and defend voice at direct regional election. This research watchfulness kind is qualitative watchfulness by using descriptive method exploratif. data is got to pass primary data and secondary, with data collecting technique passes interview method, observation, and documentation. The result of research indicated that in build candidate pair policies image Mawardi-Illiza superiorer from pair Raihan-Surya Darma in laid which are positive impression about self at post disaster society brain. this matter can be seen from various candidate pair activity Mawardi and Illiza far day before execution at direct regional election, so that this pair has base very strong until village. while condition on the contrary demoed by pair Raihan-Surya Darma, they are indigent in build image in post disaster society so that doesn't has strong supporter. this condition doesn't quit of strategy offensive and deffensive that developed pair Mawardi-Illiza in pull elite figure as successful team, show self as candidate that proven by publicize assorted success that achieve, with accommodate aspiration that bloom in the middle of society. Based on the result of research, so be important for regional leader candidate to get the picture need and willing post disaster society, then managed it with correct strategy and precise. because for certain that regional leader that be chosen by post disaster society candidate that has good image at their eye and has relevant programs with their need.

Kata Kunci : Strategi politik,Pilkadal,Masyarakat pasca bencana, Policies Strategy, Direct Regional Election, Post Disaster Soci


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.