Hubungan perilaku penggunaan media dengan pemakaian kontrasepsi di kalangan wanita status kawin di Kabupaten Purworejo
ZUHDI, Ahmad, dr. Ova Emilia, SpOG, M.M.Ed, Ph.D
2009 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Media komunikasi sering digunakan sebagai sarana untuk mempromosikan dan mempropagandakan program keluarga berencana nasional. Strategi ini efektif untuk mempromosikan pemakaian kontrasepsi. Tujuan: Untuk mengobservasi hubungan perilaku penggunaan media dengan pemakaian kontrasepsi di kalangan wanita status kawin di Kabupaten Purworejo. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dan kualitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel sebanyak 180 orang merupakan wanita status kawin di Kabupaten Purworejo. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah perilaku penggunaan media, variabel terikat adalah pemakaian kontrasepsi dan variabel luar adalah umur, pendidikan, pendapatan dan tempat tinggal. Data dikumpul dengan menggunakan kuesioner dan wawancara terhadap 3 informan. Analisis data dengan menggunakan uji Chi Square dan regresi logistik. Hasil: Hasil analisis bivariabel menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku penggunaan media dengan pemakaian kontrasepsi (RP=1,33; p=0,00; CI=1.15-1.53), (2) terdapat hubungan yang bermakna antara umur responden dengan pemakaian kontrasepsi (RP=2,48; p=0,00; 95%CI=1.22-5.02), (3) terdapat hubungan yang bermakna antara tempat tinggal responden dengan pemakaian kontrasepsi (RP=1,35; p=0,00; 95%CI=1.15-1.58), Kesimpulan: Perilaku penggunaan media, umur responden dan tempat tinggal responden memiliki hubungan bermakna terhadap pemakaian kontrasepsi. Rasio prevalensi pemakaian kontrasepsi 1.33 kali lebih tinggi terdapat pada kelompok wanita status kawin dengan perilaku penggunaan media tinggi
Background: Use of the communications media for disseminating family planning services and promote contraception use part of national family planning propaganda. However, its effectivenes related to contraception usage. Objective: To observe the association media of media ulitilty behavior to the use of contraception methode in marriage status women in Purworejo district. Method: This was a quantitative and qualitative study with a cross sectional study design. Samples were 180 women status marriage of Purworejo. The independent variable was media usage behavior, the dependent variable was usage contraception, and the extraneous variable was the relationship with age, resident, family income and education Data was collected using questionnaire and in-depth interview to 3 informants. Data analyses used univariable analysis, bivariable analysis with Chi Square and multivariable analysis with logistic regression. Results: From bivariable analysis, the findings showed that: (1) there was a significant relationship between media usage behavior and usage contraception (RP=1,33; p=0,00; CI=1.15-1.53), (2) there was significant relationship between age marriage status women and usage contraception (RP=2,48; p=0,00; 95%CI=1.22-5.02), (3) there was significant relationship between resident marriage status women and usage contraception (RP=1,35; p=0,00; 95%CI=1.15-1.58), Conclusion: There was a significant association between media usage behaviour and usage contraception and age marriage status women, and residence marriage status women. Rasio prevalensi contraception use more than 1.33 times in group of marriage status women highly use media.
Kata Kunci : media massa, perilaku penggunaan media, pemakaian kontrasepsi, media usage behaviour, usage contraception, mass media