Pengetahuan pelanggan seks tentang HIV-AIDS dengan penggunaan kondom di lokasi prostitusi Pucuk Kota Jambi
SAFARUDDIN, Prof. dr. M. Hakimi, SpOG(K), Ph.D
2009 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Aquired Immune Deficiency Syndrome/AIDS telah menjadi epidemi dunia. Penyebab utama terjadinya penularan HIV/AIDS adalah akibat perilaku seks yang tidak aman serta melalui suntikan. Sebanyak 28.340 orang pelanggan WPS di Indonesia dalam tahun 2006 dinyatakan rawan tertular HIV di mana 290 orang di antaranya berada di Propinsi Jambi. Tingginya persentase hubungan seks komersial tanpa kondom bukan karena alasan ketidaktersediaan kondom tetapi karena 62% diakibatkan oleh pelanggan yang tidak mau menggunakan dengan alasan â€kurang enak†padahal secara umum pelanggan WPS mempunyai pengetahuan tentang HIV/AIDS sedikit lebih baik dari pada WPS. Oleh karena itu perlunya dilakukan penelitian tentang pengetahuan pelanggan seks tentang HIV/AIDS dan hubungannya terhadap penggunaan kondom. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan para pelanggan seks tentang HIV/AIDS dengan perilaku menggunakan kondom yang berkunjung ke lokalisasi prostitusi Pucuk di Kota Jambi. Metode: Jenis penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan terhadap pelanggan seks yang berkunjung di lokalisasi prostitusi Pucuk dengan sampel sebanyak 234 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Data yang dikumpulkan berupa data primer. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat secara deskriptif, bivariat menggunakan Chi-square dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil: Pengetahuan tentang HIV/AIDS yang baik di lokalisasi pucuk Jambi sebesar 50,85%. Hasil analisis bivariabel menunjukkan hubungan yang bermakna antara pengetahuan HIV/AIDS dengan penggunaan kondom dengan nilai RP=3,5;95%CI=2,25-5,57 dan p=0.001. Faktor lain yang mempengaruhi penggunaan kondom adalah perkawinan, pekerjaan dan pendidikan. Kesimpulan:Pengetahuan tentang HIV/AIDS yang baik akan meningkatkan kesadaran pelanggan seks untuk menggunakan kondom dalam melakukan hubungan seks dengan wanita pekerja seks (WPS).
Background: Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) has become a worldwide epidemic. The leading causes of HIV/AIDS transmission are, among others, unsafe sexual behavior and the use of injection. Fact says that in 2006 around 28.340 clients of female sex workers in Indonesia were prone to HIV transmission in which 290 of the clients were in Jambi Province. The high percentage of commercial sex intercourse without condom is not merely because of the unavailability of condom but because of the clients’ reluctance of using the condom (62%). The main reason is that the clients feel ‘less comfortable’ even though generally the clients have a better understanding of the risk of HIV/AIDS transmission than the female sex workers. Therefore, a study on clients’ knowledge about HIV/AIDS and its relationship with the use of condom is needed. Objective: To study the relationship between the degree of knowledge of the sex clients who came to Pucuk prostitution localization of Jambi about HIV/AIDS and the behavior of condom use. Method: This was an observational study with a cross-sectional study design. The study was carried out toward sex clients that came to Pucuk prostitution localization and the samples were 234 people. The instrument of the study was questionnaire. The collected data were used as primary data. The data were then analyzed using univariate analysis done descriptively, bivariate analysis with chisquare and multivariate analysis with logistic regression. Results: The better knowledge about HIV/AIDS in Pucuk prostitution localization was 50.85%. The result of bivariate showed that there was a significant relationship between knowledge about HIV/AIDS and the condom use (RP = 3.5; 95%CI = 2.25-5.57 and p = 0.001). Other factors that affected the condom use were marital status, occupation, and education. Conclusion: The better knowledge about HIV/AIDS would increase the sex clients’ awareness to use condoms in sex intercourse with female sex workers.
Kata Kunci : Pengetahuan, HIV/AIDS, Kondom, Pelanggan, Knowledge, HIV/AIDS, condom, male client sex