Laporkan Masalah

Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tebu di Pabrik Gula Subang PT. Rajawali II

RASYAD, Zainal Muttaqin, Dr. Ir. Slamet Hartono, SU., M.Sc

2009 | Tesis | S2 Magister Manajemen Agribisnis

Gula merupakan komoditas pangan dan termasuk salah satu dari sembilan bahan pokok yang ditetapkan Pemerintah. Saat ini produksi gula di Indonesia lebih rendah dibandingkan konsumsinya, sehingga untuk memenuhi kebutuhan konsumsi tersebut pemerintah masih harus mengimpor gula dari negara lain. Pemerintah telah mencanangkan program Revitalisasi Peningkatan Produktivitas Gula Nasional dengan sasaran tercapainya swasembada gula pada tahun 2009. Pabrik Gula (PG) sebagai unit terdepan dalam industri gula nasioanal mempunyai peran yang sangat penting dalam mendukung program swasembada gula, jika produktivitas dan produksi gula di setiap PG meningkat maka akan berkontribusi positif bagi produksi gula nasional, dan pada gilirannya swasebada gula akan dapat dicapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran aspek produksi pada industri gula, yaitu dengan menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas tebu di pabrik gula. Penelitian dilaksanakan di PT PG Rajawali II unit PG Subang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data produktivitas tebu dari 100 sampel petak kebun. Faktor-faktor produksi yang dianalisis yaitu umur tanaman saat tebang, varietas, penggunaan pupuk organik, penggunaan pupuk daun dan kondisi iklim Hasil penelitian menunjukkan umur tanaman saat tebang sangat berpengaruh terhadap produktivitas tanaman , umur tanaman saat tebang di PG Subang masih belum optimal (11,37 bulan) dan masih harus ditingkatkan sampai mencapai umur 12-13 bulan agar produksi lebih meningkat. Produktivitas varietas PA 117 berbeda nyata dan lebih tinggi 0,6930 ton/ha dibandingkan non varietas PA117. Produkttivitas tanaman yang diaplikasi pupuk organik berbeda nyata dan lebih tinggi 0,9369 ton/ha dibandingkan dengan tanaman yang tidak diaplikasi. Produkttivitas tanaman yang diaplikasi pupuk daun berbeda nyata dan lebih tinggi 0,3693 ton/ha dibandingkan dengan tanaman yang tidak diaplikasi. Produkttivitas tanaman pada kondisi tahun/iklim basah berbeda nyata dan lebih tinggi 0,8099 ton/ha dibandingkan pada tahun/iklim kering.

Sugar represent the food commodity and including one of the nine staple specified by a Government. In this time produce the lower sugar in Indonesia compared to consumption, so that to fulfill the consumption requirement governmental still have to import the sugar from the other state. Government make program Revitalitations Growth Productivity of National Sugar with the target of self sufficiency sugar in the year 2009. Sugar Mill as frontier unit in industry of national sugar have the very important role in supporting of self sufficiency sugar program, if productivity and produce of sugar in every sugar mill contribution will be positive to production of national sugar and in turn self sufficiency sugar will be able to be reached. The aims of this research is to know the aspect figure produce on sugar industry, that is with analysing of influencing factors on productivity of sugar cane in sugar mill. Research executed in PT. PG. Rajawali II Subang Sugar Mill Unit. Using data in this research is secondary data in the form productivity data of sugar cane from 100 sampel of garden check. Production factors analysed by age of cutting crop, species, organic manure usage, leaf fertilizer usage and climate. Result of this research show the age of cutting crop having an effect on crop productivity, age of cutting crop in Subang sugar mill still not optimal (11,37 month) and still have to be improved reach the age 12-13 month to more production mounting. Productivity of species PA 117 differing reality and higher 0,6930 ton/ha compared to non species PA117. Productivity crop which organic application differ the reality and higher 0,9369 ton/ha compare to non organic aplication. Productivity crop which leaf fertilizer aplication differ the reality and higher 0,3693 ton/ha compare to non leaf fertizer aplication. Productivity crop in wet climate differ the reality and higher 0,8099 ton/ha compare to productivity in dry climate.

Kata Kunci : Produksi, Produktivitas, Faktor Produksi, Pabrik Gula, Production, Productivity, Production factors, Sugar mill


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.