Laporkan Masalah

Sistem pengambilan keputusan untuk pengembangan usahatani terpadu di lahan pasang surut

MASSINAI, Rustan, Prof. Dr. Ir. Putu Sudira, M.Sc

2009 | Tesis | S2 Teknik Pertanian

Sistem pertanian terpadu diarahkan pada upaya memperpanjang siklus biologis dengan mengoptimalkan pemanfaatan hasil samping pertanian, perkebunan dan peternakan. Tujuan penelitian ini adalah mendesain sistem informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dalam pengelolaan sistem usahatani secara terpadu di wilayah lahan pasang surut, dan menentukan tingkat kelayakan sistem usahatani terpadu berdasarkan analisis ekonomi di wilayah lahan pasang surut tipe B dan C Desa Gandang, Kalimantan Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan September 2008 di desa Gandang, kecamatan Maliku, kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan adalah survei lapangan dan wawancara. Hasil pengambilan data dan verifikasi lapangan disusun dan dikompilasi. Selanjutnya dianalisis untuk tujuan penyusunan database model sistem pengambilan keputusan untuk pengembangan usahatani terpadu di lahan pasang surut desa Gandang, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, dan diolah menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi 7.0. Hasil analisis keputusan menunjukkan bahwa luas lahan petani rata-rata 3,25 hektar dapat mengusahakan tanaman padi seluas 1,47 hektar, kopi seluas 0,61 hektar, tanaman rumput seluas 0,91 hektar dan memelihara ternak sapi 2 ekor, dapat menghasilkan keuntungan (profit) sebanyak Rp 9.020.843,00/petani/ tahun.

Integrated farming system is intendend to extend the biological cycle through an optimal use of farming, plantation, and animal husbandry by-products. The purposes of this study were to design an information system that would support the decision making in an integrated farming system management of tidal swamp lands and to determine the feasibility of an integrated farming system based on an eonomic analysis of type B and C of tidal swamp lands in Gandang village of Central Kalimantan. This study was carried out from July to September of 2008 in Gandang village, Maliku sub district, Pulang Pisau district of Central Kalimantan. The methdods used were field survey and interview. The data that had been collected and verified in the field were then classified and compiled. These data were then analysed to create a database for a decision support system model of an integrated farming development in the tidal swamp lands of Gandang village, which was processed using Borland Delphi 7.0 language program. The results of decision analysis indicated that the average size of land owned by the farmers was 3.25 hectare. From that size, they allocated 1.47 hectares to cultivate paddy, 0.61 hectare to cultivate coffee, and 0.91 hectare to grow grass and having two cows. From such uses, they obtained a profit of Rp 9.020.843/ farmer/year.

Kata Kunci : Sistem pengambilan keputusan,Usahatani terpadu,Lahan pasang surut,Sistem informasi, decision making system, integrated farming, tidal swamp land, and information system.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.