Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi gula pada PG. Tasik Madu PTPN IX (Persero)
CAHYONO, Adi, Prof. Dr. Ir. Masyhuri
2009 | Tesis | S2 Magister Manajemen AgribisnisGula merupakan kebutuhan pokok nomor dua setelah beras dan merupakan sumber kalori yang relatif murah serta menjadi salah satu penentu laju inflasi dalam indikator makro yang selalu menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat. Pabrik Gula Tasik madu di dalam proses produksinya untuk menghasilkan gula (GKP) diperlukan input-input/faktor-faktor produksi yang dikombinasikan sedemikain rupa sehingga menghasilkan produksi berupa gula. Manajemen PG. Tasik Madu telah melakukan hal tersebut, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui lebih jauh mengenai seberapa besar pengaruh yang ditimbulkan oleh beberapa faktor terkait dengan produksi gula pada PG. Tasik Madu, PTPN IX (Persero). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaiman pengaruh bahan baku tebu, tenaga kerja yang digunakan dalam proses produksi dan dummy mesin terhadap produksi gula yang dihasilkan oleh PG. Tasik Madu. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data runtut waktu (Time series) bahan baku tebu, tenaga kerja yang digunakan dalam proses produksi dan dummy mesin selama kurun waktu 14 tahun (1994 – 2007). Dari hasil analisis menunjukan bahwa faktor produksi bahan baku tebu, tenaga kerja yang digunakan dalam proses produksi dan dummy mesin secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap produksi gula. Bahan baku tebu yang digiling mempunyai hubungan positif terhadap produksi gula, tenaga kerja yang digunakan dalam proses produksi mempunyai hubungan positif yang tidak signifikan terhadap produksi gula dan dummy mesin mempunyai hubungan positif yang tidak signifikan terhadap produksi gula. Hal-hal yang perlu dilakukan untuk dapat meningkatkan produksi gula pada PG. Tasik Madu, PTPN IX (Persero) adalah Peningkatan produktivitas dengan melakukan program pengadaan varietas secara kontinyu dengan melihat kondisi agroklimat setempat, Pemeliharaan tanaman yang harus dilakukan dengan baik adalah pemeliharaan got dan pembumbunan untuk lahan sawah dan pengendalian gulma untuk lahan kering dan Sistem MBS (Manis, Bersih, Segar) harus terus diupayakan dengan melibatkan pihakpihak terkait (PG dan APTR) serta Evaluasi setiap stasiun harus dilakukan dan di tindaklanjuti dengan perbaikan jika diperlukan dan pengawasan mesin secara kontinyu.
Sugar is the basic number two after the rice and is a source of calories that is relatively inexpensive and a one determines the rate of inflation in the macro indicators, which is always the attention of the government and the community. PG. Tasik Madu in the production process to produce sugar (GKP) is required factor-factor production combined manner so that the form of sugar production. PG management. Tasik Madu has done this, so need to do research to learn more about how big the influence caused by several factors related to the production of sugar in the PG. Tasik Madu, PTPN IX (Persero). The goal of this research is to know how the influence of sugar cane raw materials, labor used in the production process and the dummy engine to the production of sugar produced by PG. Tasik Madu. This research use secondary data of sugar cane raw materials, labor used in the production process and dummy engine as time series data in 14 years (1994 - 2007). From the results of the factor analysis showed that sugar cane production of raw materials, labor used in production processes and machine dummy are jointly significant effect on the production of sugar. Raw material grinding sugar cane that has a positive relationship to sugar production, labor used in production processes have positive relationships that are not significant to the production of sugar and dummy engine has a positive relationship is not significant to the production of sugar. Things that need to be able to increase sugar production in the PG. Tasik Madu, PTPN IX (Persero) is Increased productivity with a variety of programs to do it continuously with a view agroklimat local conditions, plant maintenance should be done well and got a maintenance pembumbunan tanah to control weeds and rice to dry land and the MBS (Manis , Bersih, Segar) should continue with the effort to involve stakeholders (and APTR PG) and the evaluation of each station and must be done in the repair if needed and control the engine continuously.
Kata Kunci : Gula,Tebu,Faktor,faktor yang mempengaruhi produksi gula, Sugar Cane, sugar, factors that affect the production of sugar