Survei deteksi menuju status area bebas hama (pest free area) kumbang khapra pada biji simpanan di Jawa Tengah
WURYANINGSIH, Suciati Hadi, Prof. Dr. Ir. Y. Andi Trisyono, M.Sc
2009 | Tesis | S2 Ilmu Hama TumbuhanKumbang Khapra, Trogoderma granarium Evert (Celeoptera; Dermestidae) masuk ke Jawa Tengah bersama sama dengan produk impor dalam dua dekade lalu. Survei deteksi ini dilakukan untuk mendeteksi apakah kumbang khapra masih ada di Jawa Tengah setelah dilakukan fumigasi sejak kedatangannya. Jika kumbang khapra sudah tidak ada, datanya akan dipercaya sebagai hasil pembatasan menuju penetapan area bebas (Pest Free Area/PFA) kumbang khapra di Jawa Tengah. Survei menggunakan prosedur yang telah ditetapkan di Australia, yang detilnya dilakukan selama 11 bulan mulai April 2008 hingga Februari 2009. Perangkap serangga (produk dari Trécé Incorporation, Oklahoma, USA) diletakkan di 28 tempat yang tersebar di 5 Kabupaten/kota yang diidentifikasi sebagai daerah beresiko tinggi terhadap keberadaan kumbang khapra, diganti dengan interval waktu 2 bulan. Perangkap dicek setiap 2 – 4 minggu, sehingga jumlah observasi mencapai kisaran 8 sampai 24 kali. Tidak terdapat kumbang khapra dalam observasi selama survei deteksi beralangsung. Walau bagaimanapun, survei telah mendokumentasikan 19 spesies asing yang umum terdapat hampir di semua gudang. Penemuan ini menyatakan dengat sangat bahwa kumbang khapra tidak ada di Jawa Tengah. Survei harus dilanjutkan sehingga data yang diperlukan cukup guna penetapan PFA kumbang khapra.
Khapra beetle, Trogoderma granarium Evert (Celeoptera; Dermestidae) arrived in Central Java together with imported of stand product two decades ago. This detection survey was conducted to detect whether the Khapra beetle exist in Central Java after they had been fumigation during its arrival. If the Khapra beetle is absent, the data could be trusted as delimiting result toward declaring a pest free area of Khapra beetle in Central Java. Survey employed the procedure established in Australia, except the detail in this survey lasted for 11 months starting from April 2008 to February 2009. Insect traps (Trécé Incorporation, Oklahoma, USA) were placed in 28 sites distributed in five districts identified as high risk for Khapra beetle substitute of there traps followed the label. The traps were checked every 2 – 4 weeks making the total observations varying from 8 – 24 times. No Khapra beetle was observed during this detection survey. However, the survey documented 19 species of commonly strange insects present in almost all sites. These findings strongly suggest that Khapra beetle was not present in Central Java Survey should be continued together data sufficient to define a PFA of Khapra beetle.
Kata Kunci : Kumbang Khapra,Survei deteksi,Trap, khapra beetle, survey detection, trap