Laporkan Masalah

Pengalaman kekerasan dalam rumah tangga saat kehamilan dan waktu keluarnya kolostrum pada ibu pasca persalinan di RSUP DR. SARDJITO Yogyakarta

MAULUDIYAH, Indah, Prof. dr. M. Hakimi, SpOG(K), PhD

2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: Kebutuhan emosional ibu dan bayi baru lahir saat ini menjadi suatu hal yang harus lebih diperhatikan, ibu hamil yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga akan berdampak pada kesehatan jiwa ibu dan akan mempengaruhi keadaan fisiknya. Stres fisik dan psikologis mengakibatkan gangguan pelepasan oksitosin selama menyusui. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekerasan dalam rumah tangga yang dialami ibu saat hamil dengan waktu keluarnya kolostrum. Selain itu juga untuk mengetahui variabel lain yang mempengaruhi waktu keluarnya kolostrum pada ibu. Metode: Metode penelitian yang digunakan untuk membandingkan waktu keluarnya kolostrum antara ibu yang mengalami kekerasan selama hamil, dengan ibu yang tidak mengalami kekerasan selama hamil di RSUP DR Sardjito Yogyakarta adalah cross-sectional dengan sampel ibu pasca persalinan hari pertama sampai hari ketiga yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis yang digunakan adalah univariabel, bivariabel dan multivariabel. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji chi squere (X2) dan penghitungan Rasio Prevalens (RP) serta analisis regresi logistik. Hasil: Ibu yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga selama kehamilan berisiko 2,7 kali lebih besar untuk mengalami keterlambatan keluarnya kolostrum pertama kali (64 jam) dan 4,5 kali lebih besar untuk mengalami emosional distres dibanding ibu yang tidak mengalami kekerasan dalam rumah tangga selama kehamilan. Sedangkan ibu yang mengalami stres emosional juga berisiko 4,5 kali lebih besar untuk mengalami keterlambatan keluarnya kolostrum. Variabel persalinan dengan tindakan dan variabel pertama kali bayi menyusu juga menunjukkan risiko terhadap terjadinya keterlambatan waktu keluarnya kolostrum pertama kali (RP=3,8; 95% CI=1,42-10) dan (RP=3; 95%CI=1,23-7,81). Kesimpulan: Ibu yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga selama kehamilan lebih berisiko untuk mengalami keterlambatan keluarnya kolostrum pertama kali dan mengalami emosional distres dibanding ibu yang tidak mengalami kekerasan dalam rumah tangga selama kehamilan.

-

Kata Kunci : Kekerasan saat kehamilan,Waktu keluarnya kolostrum


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.