Analisis sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran Rumah Sakit di DKI Jakarta
NUGROHO, Wahyu, dr. H. Untung Suseno S, M.Kes
2008 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Rumah sakit tidak lepas dari kemungkinan terjadinya bahaya kebakaran, dimana kasus kebakaran rumah sakit di Indonesia setiap tahun terus meningkat yang dapat menyebabkan kerusakan bangunan, kematian, berhentinya proses produksi maupun rusaknya lingkungan. Untuk itu periu dilakukan usaha-usaha pencegahan kebakaran. Dalam kaitan dengan masalah yang dikemukakan diatas periu adanya pengembangan sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran di rumah sakit yang sesuai dengan standar yang berlaku. Tujuan; Mengindentifikasi sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran di rumah sakit Metode; Jenis penelitian ini adalah survey dengan menggunakan rancangan cross sectional. Peneliti tidak melakukan intervensi pada subyek penelitian. Pengamatan ini dengan menggunakan kuesioner yang dilanjutkan dengan wawancara. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah tingkat penerapan standar NFPA, variable bebasnya adalah klasifikasi rumah sakit, manajemen rumah sakit dan komitmen pimpinan rumah sakit. Penelitian ini dilaksanakan di 30 rumah sakit di DKI Jakarta yang telah terakreditasi 12-16 pelayanan, baik rumah sakit pemerintah maupun swasta. Subyek penelitian adalah penanggung jawab K3 atau safety kebakaran di rumah sakit. Hasil; Penelitian ini menunjukan bahwa manajemen rumah sakit khususnya dalam hal organisasi P2K3/K3RS masih lemah, demikian juga dengan komitmen pimpinan rumah sakit mengenai besamya anggaran dan kebijakan program kebakaran dianggap masih kurang sesuai terhadap tingkat penerapan NFPA. Rumah sakit yang kurang sesuai tingkat penerapan dengan NFPA mempunyai peluang 2.91 kali lebihtinggi untuk tertjadinya kebakaran di RS dibandingkan RS yang menerapkan NFPA. Kesimpulan dan saran; Faktor-faktor yang berperan terhadap kesesuaian penerapan standard NFPA dan kejadian kebakaran serta penerapan pelaksanaan sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran di Rumah Sakit. adalah organisasi P2K3/K3RS, kebijakan dan anggaran Rumah Sakit untuk program pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Dengan demikian maka rumah sakit periu membentuk organisasi P2K3/K3RS dan melakukan revltalisasi sistim manajemen kebakaran yang sudah ada serta melakukan alokasi anggaran rumah sakit untuk program pencegahan dan penanggulangan kebakaran yang cukup sesuai dengan kebutuhan. Kata Kunci; Kebakaran, Pencegahan, Penanggulangan, NFPA
Background; Fires may happen in hospitals. The number of cases of fires in hospitals is increasing every year causing damages in the building, deaths, termination of production process and environmental destruction. Therefore, efforts for fire prevention have to be made as obtained in order to solve problem above, such as development of fire protection and prevetion system in hospital as standard obtained. Objective: The study aimed to identify and analyze fire prevention and protection system in hospitals. Method: This method of the study was survey study using cross sectional design. Data were obtained through questionnaires and interview, withour intervention. The dependent variable was the implementation level of National Fire Protection Assodation (NFPA) standard, while the independent variable was hospital dassification, management and commitment of hospital directors. The study was carried out at 30 hospitals in OKI Jakarta that had been accredited 12-16 services, both public and private hospitals. Subject of the study were staffs in charge of occupational safety and health or fire safety in hospitals. Result: Hospitals management, partiajlariy in the organization of occupational safety and health committee/hospital occupational safety and health was relatively weak, and so was the commitment of hospital directors toward the amount of budget and fire program policy. Probability of hospitals that had not implemented the standard according to NFPA compared to hospitals that had implemented the standard was 2.91 times higher for incident of fire. Conclusion and Suggestion: Factors that influenced much toward the conformity of NFPA standard implementation and the inddent of fire, and implementation of fire protection and prevention system in hospital was the organization of occupational health and safety committee/hospital occupational safety and health, hospital policy and budget for fire protection and prevention program. Therefore, hospital need to build organization of occupational health and safety committee /hospital occupational safety and health and to revitalize the existing fire management system, and to alocate hospital budget for fire prevention and protection as their needs. Keywords: fire, prevention, protection, NFPA
Kata Kunci : Kebakaran,Pencegahan,Penanggulangan,NFPA