Laporkan Masalah

Arahan rancangan tata vegetasi pada ruang jalan :: Kasus penggal Jalan Malioboro Yogyakarta

FEBRIANSYAH, Aldrin, Ir. B. Hari Wibisono, MUP., M.Sc., Ph.D

2008 | Tesis | S2 Teknik Arsitektur

Kawasan Malioboro di Yogyakarta merupakan kawasan pusat kota yang padat dalam kapasitas penghuni dan pengguna jalan. Sehingga menimbulkan berbagai masalah berupa kemacetan dan tingkat polusi yang tinggi. Ditambah dengan kurang tertatanya tata hijau dalam kawasan dan peraturan bangunan setempat yang dilanggar. Sehingga ruang jalan dalam kawasan perlu dihijaukan karena fungsi ruang jalan sangat vital dan tidak dapat berubah maka penataan tata hijau perlu ditinjau kembali. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pola penataan vegetasi saat ini di Jalan Malioboro, dan menemukan faktor-faktor penataan vegetasi di Jalan Malioboro. Dengan menggunakan metode deskriptif dan mengidentifikasi data dari hasil amatan, pola dan faktorfaktor penataan vegetasi saat ini di sepanjang Jalan Malioboro ditentukan berdasar atas vegetasi ( jarak, jenis, ketinggian, dan fungsi ), ketersediaan lahan bagi vegetasi dan Peraturan Pemerintah Daerah tentang peraturan bangunan setempat. Penelitian menemukan bahwa penataan vegetasi berhubungan erat dengan faktor ketersediaan ruang hijau, jenis vegetasi dan berdasarkan peraturan bangunan setempat. Minimnya ruang hijau disebabkan oleh padatnya bangunan di kawasan Malioboro. Jenis, ketinggian dan bent uk vegetasi serta peraturan bangunan setempat mendukung kurangnya lahan bagi ruang hijau. Bagian barat sepanjang Jalan Malioboro yang tidak memiliki set back berdampak pada keberadaan vegetasi, dan pada bagian sisi timur sepanjang Jalan Malioboro mampu mendukung keberadaan vegetasi karena tersedia lahan yang cukup.

Malioboro area in Yogyakarta is a urban central area with population density and street use. So, it results in various problems, such as, jam and high pollution rate. Vegetation area is minimum and local building rule is violated. So that street space in this area needs to be vegetated because its function is so vital and can`t change, then the vegetation area needs to be reviewed. This research goal is to find current vegetation arrangement in Malioboro Street. Using descriptive method and identifying data of observation results, the pattern and factors of the current vegetation arrangement along Malioboro Street is determined based on vegetation ( distance, types, height, and function ), land involvement in vegetation and the Local Government Law on the local building rules. This research found that the vegetation arrangement is closely related to factors of green space availability, vegetation types and based on the local building rules. Minimum green space is caused by building density in Malioboro area. Types, height, forms, of vegetations and local building rules support lack of land for green space. West part of Malioboro Street without set back has impact on vegetation existence, and east part of Malioboro Street can support vegetation existence because there is adequate land.

Kata Kunci : Jalan Malioboro, Taat vegetasi, Ruang jalan, Malioboro Street, vegetation arrangement, street space


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.