Desalinasi rencana Waduk Tembesi di Pulau Batam
NURHIDAYATI R, Dr. Ir. Fatchan Nurrochmad, M.Agr
2008 | Tesis | S2 Teknik SipilPulau Batam adalah daerah pengembangan industri yang strategis mengingat letak wilayahnya yang berdekatan dengan negara tetangga. Tingkat kepadatan penduduk yang semakin tinggi, meningkatkan kebutuhan air baik untuk domestik maupun non domestik. Salah satu cara untuk meningkatkan ketersediaan air di Pulau Batam adalah dengan membuat waduk, namun kondisi geografis yang tidak memungkinkan untuk membuat waduk di daratan dan lahan yang terbatas menjadikan pembangunan waduk dilaksanakan di muara, salah satunya adalah waduk Tembesi. Air muara bersifat payau dan untuk menjadikannya air baku diperlukan suatu teknik desalinasi. Maksud dan tujuan dari penelitian ini adalah melakukan simulasi untuk menentukan lama desalinasi air di waduk sehingga dapat digunakan sebagai air minum. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah keseimbangan massa dengan desalinasi terhadap perubahan volume tampungan. Simulasi dilakukan dengan dua skenario yaitu simulasi desalinasi dengan outflow melalui spillway (overflow) dan desalinasi dengan outflow melalui bottom outlet. Hasil analisis menunjukkan bahwa simulasi desalinasi melalui bottom outlet adalah yang tercepat. Lama desalinasi melalui bottom outlet apabila menggunakan inflow debit rerata memerlukan waktu 39 bulan sedangkan inflow dengan debit andalan 50%, 60%, 70% dan 80% berturut-turut memerlukan waktu 45 bulan, 75 bulan, 88 bulan dan 131 bulan.
Batam Island is a strategic industrial development area because it is located near to the neighboring countries. Increasing population density also increases water demand of both domestic and non domestic. One of the efforts to increase water availability in Batam Island was by constructing a dam. However, due to the geographical condition and limited area available, it was not possible to build a dam inland. Therefore, dams were constructed on estuary, one of them is Tembesi dam. Estuary water is brackish and a desalination technique is required in order to change it into potable water. The objective and purpose of this study are to determine the duration of dilution by the runoff in such a way that salt concentration reserved in the reservoir can be used as potable water. The method of this research is based on the theory of mass balancing to the reserving volume changes in reservoir. The simulation was carried out in two scenarios : desalination with outflow through spillway (overflow) and with outflow through bottom outlet. Result of the analysis showed that desalination through bottom outlet was the fastest. Using the average discharge inflow, the desalination through the bottom outlet took 39 months and using discharge with dependable flow of 50%, 60%, 70% and 80% took 45 months, 75 months, 88 months and 131 months, respectively.
Kata Kunci : Simulasi,Desalinasi,Debit andalan,Waktu, simulations, salinity, dependable flow, retention time