Pembinaan narapidana dengan sistem pemasyarakatan dalam perspektif ketahanan nasional :: Studi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang Jakarta Timur
SUDIRO, Drs. Armaidy Armawi, M.Si
2008 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalTujuan penelitian ini untuk mengetahui pembinaan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang Jakarta Timur dengan sistem pemasyarakatan dalam perspektif ketahanan nasional. Hipotesis yang diajukan adalah: (1) Bagaimana pembinaan narapidana dengan sistem pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang Jakarta Timur; (2) Bagaimana pelaksanaan pembinaan narapidana dalam perspektif ketahanan nasional; (3) Apakah pembinaan tersebut mampu menciptakan ketahanan nasional. Responden yang digunakan dalam penelitian berjumlah 57 orang terdiri dari petugas Lembaga Pemasyarakatan dan Balai Pemasyarakatan, Narapidana di dalam Lembaga Pemasyarakatan (biasa dan residivis) dan narapidana di luar Lembaga Pemasyarakatan (yang cuti menjelang bebas dan bersyarat), mantan narapidana dan warga masyarakat disekitar tempat tinggal narapidana. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, metode yang digunakan adalah analisa secara kulitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembinaan narapidana di lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang dalam perspektif ketahanan nasional secara normatif telah dapat mendukung ketahanan nasional dan narapidana yang kembali ke masyarakat telah diterima oleh masyarakat disekitarnya serta dapat melaksanakan kerjasama lebih harmonis dalam ketahanan masyarakat yang muaranya pada ketahanan nasional semakin tangguh dan mantap
The aim of this research is to know how the implementation of the prisoner founding in the Cipinang 1st Class Penitentiary Institution in East Jakarta with penal system in the perspective of national tenacity. The hypothesis that was put forward was : (1) How the prisoner founding in the Cipinang 1st Class Penitentiary Institution in East Jakarta with penal system; (2) How the implementation of the prisoner founding in the perspective of national tenacity; (3) Could the prisoner founding create national tenacity. The respondent who was used in the research is 57 peoples consisted of the official of the Penitentiary Institution and Penitentiary Hall, The prisoner in the Penitentiary Institution (normally and the recidivist), The former prisoner and the community member around the prisoner’s residence. The data collection is using interview method, the method that was used is qualitative analyze. Result of the research showed that the prisoner founding in the Cipinang 1st Class Penitentiary Institution in the perspective of national tenacity normatively could support national tenacity and the prisoner who returned to the community was received by the community around them, also can do a harmonious co-operation in the frame of community’s tenacity who will end in national tenacity that increasingly strong and stable.
Kata Kunci : Pembinaan Narapidana,Cipinang,Ketahanan Nasional,Prisoner founding,Cipinang,National tenacity